ADVERTISEMENT
Aksinews
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Polkam
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Pemda Lembata Siap Fasilitasi Pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Lembata

    Pemda Lembata Siap Fasilitasi Pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Lembata

    Percepat Bangun SPPG, Bupati Lembata Gelar Rapat Bersama 13 Kepala Desa Sasaran

    Percepat Bangun SPPG, Bupati Lembata Gelar Rapat Bersama 13 Kepala Desa Sasaran

    SAKIP Jadi Instrumen Kinerja Berbasis Hasil, Pemkab Lembata Serahkan SAKIP Award kepada 36 Penerima

    SAKIP Jadi Instrumen Kinerja Berbasis Hasil, Pemkab Lembata Serahkan SAKIP Award kepada 36 Penerima

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT, Bahas Monitoring Pembangunan Infrastruktur 2025

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT, Bahas Monitoring Pembangunan Infrastruktur 2025

    Gegara Berselingkuh, 4 ASN Lembata Dipecat, dan 7 Lainnya Diperiksa, Bupati Kanis: Tidak Ada Toleransi bagi Pelanggaran Disiplin

    Gegara Berselingkuh, 4 ASN Lembata Dipecat, dan 7 Lainnya Diperiksa, Bupati Kanis: Tidak Ada Toleransi bagi Pelanggaran Disiplin

    Ketua Komite SDK Nuba Lamatuka Sesalkan Upaya “Paksa” Tukar Nama Sekolah; Adi Lasar: Sebaiknya Bupati Turun Langsung!

    Ketua Komite SDK Nuba Lamatuka Sesalkan Upaya “Paksa” Tukar Nama Sekolah; Adi Lasar: Sebaiknya Bupati Turun Langsung!

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Ekbis
    • All
    • Gadget
    • Mobile
    Temui Wabup Nasir, PLN ULP Lembata Bahas Program ‘Terang Berkah Ramadhan’

    Temui Wabup Nasir, PLN ULP Lembata Bahas Program ‘Terang Berkah Ramadhan’

    Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

    Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Pemda Lembata Siap Fasilitasi Pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Lembata

    Pemda Lembata Siap Fasilitasi Pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Lembata

    Percepat Bangun SPPG, Bupati Lembata Gelar Rapat Bersama 13 Kepala Desa Sasaran

    Percepat Bangun SPPG, Bupati Lembata Gelar Rapat Bersama 13 Kepala Desa Sasaran

    SAKIP Jadi Instrumen Kinerja Berbasis Hasil, Pemkab Lembata Serahkan SAKIP Award kepada 36 Penerima

    SAKIP Jadi Instrumen Kinerja Berbasis Hasil, Pemkab Lembata Serahkan SAKIP Award kepada 36 Penerima

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT, Bahas Monitoring Pembangunan Infrastruktur 2025

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT, Bahas Monitoring Pembangunan Infrastruktur 2025

    Gegara Berselingkuh, 4 ASN Lembata Dipecat, dan 7 Lainnya Diperiksa, Bupati Kanis: Tidak Ada Toleransi bagi Pelanggaran Disiplin

    Gegara Berselingkuh, 4 ASN Lembata Dipecat, dan 7 Lainnya Diperiksa, Bupati Kanis: Tidak Ada Toleransi bagi Pelanggaran Disiplin

    Ketua Komite SDK Nuba Lamatuka Sesalkan Upaya “Paksa” Tukar Nama Sekolah; Adi Lasar: Sebaiknya Bupati Turun Langsung!

    Ketua Komite SDK Nuba Lamatuka Sesalkan Upaya “Paksa” Tukar Nama Sekolah; Adi Lasar: Sebaiknya Bupati Turun Langsung!

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Ekbis
    • All
    • Gadget
    • Mobile
    Temui Wabup Nasir, PLN ULP Lembata Bahas Program ‘Terang Berkah Ramadhan’

    Temui Wabup Nasir, PLN ULP Lembata Bahas Program ‘Terang Berkah Ramadhan’

    Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

    Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi
No Result
View All Result
Aksinews
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Headline

Membolak-balikan Indonesia

aksinews by aksinews
20 Agustus 2025
in Headline, OPINI
0
Membolak-balikan Indonesia
0
SHARES
169
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Oleh: Robert Bala

Alumnus Diploma Resolusi Konflik Asia Pasifik, Fakutad Ciencia Politica, Universidad Coplutense de Madrid – Spanyol

HUT-RI bukan hanya tanggal 17. Agustus adalah bulan kemerdekaan. Karena itu tidak terlambat menulis tentang Indonesia yang ‘terbolak-balik’. Inspirasinya tentu dari lagu ‘Tabola-Bale’. Lagu yang sebenarnya biasa saja. Tetapi ramuannya yang menggambungkan 4 orang dengan latar belakagn berbeda: Ngada (Sipri Khaku), Ende-Batam (Juan Reza), dan Maluku/Papua (Jacson Zeran). Ketiganya (tanpa melupakan Diva Aurel), mewakili ‘Timur’ Indonesia.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Yang  menarik, ketiganya menyuarakan hal yang sama: ‘Tabola-Bale’. Menjadi pertanyaan, apa yang sebanrnya ingin dibolak-balikkan di negeri ini? Ketika menggunakannya lebih positif dalam bahasa Indonesia, maka ibarat memasak, membolak-balik adalah perlu agar semua bagian bisa termasak secara merata. Inilah yang bisa menjadi suara dari Indonesia Timur, menyerukan perlunya membolak-balikkan Indoinesia.

Tetang Orang Timur yang diidentikkan dengan orang Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, maka yang muncul segera adalah gambaran orang berwatak tegas, pemberani, bersuara lantang, dan terkadang dikenal temperamental. Mereka juga katanya memiliki sifat kekeluargaan dan setia kawan.

Tegas adalah hal yang cukup menonjol. Orang Timur meski berwajah menyeramkan, tetapi lembut ketika didekati. Banyak orang hanya berhenti menilai buku dari sampulnya sheingga tidak berani mengenal lebih jauh. Sekali mengenal, maka ‘Tuan ampune’. Hanya kelembahlembutan selalu ditempatkan dalam batas kewajaran. Ketika melampaui batas, maka ‘darah ketergasan’ itu akan mendidih. Ia menyatakan sikapnya. Ya atau Tidak.

Ketegasan itu ditunjukkan bahwa Indonesai adalah ‘Tanah Air Beta’. Orang Timur bukan sekadar pendatang baru. Mereka adalah bagian yang tak terpisahkan. Karena itu ketika ada tendensi melupakan Timur, dengan memaksakan Piagam Jakarta, dengan tegas ditanggapi  Johanes Latuharhary dan Sam Ratulangi (juga I.G. Ketoet Pedja). Inilah tipikal tegas orang Indonesia Timur.

Pemberani adalah sifat yang tidak saja diterima sebagai ‘emang gitu’ orang Timur. Tetapi bahkan orang Belanda menaru hormat akan keberanian orang Timur. Pada zaman colonial Belanda, orang Timur (Minahasa, Maluku, Flores) dianggap sebagai ‘martial race’ alias bangsa petarung. Karena itu pula ketika merekrut untuk menjadi tentara  Koninklijke Nederlandsch Indische Leger (KNIL) maka prioritas ke Indonesia Timur. Bayangkan saja, saat itu jumlah tantara asal Indonesia Timur (Manado, Ambon, Timor, Bugis sekitar 13.000) hampir sebanding dengan tantara KNIL asal Jawa yang jumlahnya 17.800, sementara. Sebuah angka yang tinggi karena penduduk Indonesia Timur tidak seberapa dibandingkan dengan total penduduk Jawa.

Sikap di atas diakui juga oleh Prabowo. Setelah berkenalan dengan banyak orang Indonesia Timur dan bertugas di Indonesia Timur, ia akui hal itu. “Masyarakat di Indonesia Timur sangat semangat, dinamis, tidak mudah menyerah, dan berani bertarung.

Orang Timur juga bersuara lantang. Suara lantang berarti suara yang jelas dan nyaring terdengar. Suaranya Sipri Kakhu, Jacson Zean, dan Juan Reza menjadi contoh terbaru. Hal itu belum cukup menderetkan suara-suara emas yang tidak kurang untuk disebutkan. Tetapi suara lantang juga berarti lantang adalah tindakan berbicara dengan suara keas dan jelas. Apa yang ada dalam hati diungkapkan apa adanya hal mana dengan mudah dinilai sebagai tak kenal sopan santun. Tetapi kelantangan justru mengungkapkan kejujuran, tidak berbelit dan berkelok.

Kelantangan ini  kerap dikaitkan dengan sikapnya yang temperamental. Orang temperamental kerap mengekspresikan amarahnya secara berlebihan. Bagi orang Timur, ekspresi itu tidak serta merta mengarah kepada perbuatan. Itu sekadar sebuah informasi awal agar masing-masing merem diri agar tidak terjadi yang tidak diinginkan. Tetapi sikap temperamental juga menunjukkan keberanian (kadang berlebihan). Sekali berkata, ia tidak akan mundur.

Yang tak kurang adalah nilai kekeluargaan dan kesetiawakanan. Di wilayah perkotaan di Jawa, dengan mudah menemukan orang-orang dari Timur yang berkumpul dalam ikatan kekerabatan. Ikatan itu tidak sekadar formalistis tetapi diekspresikan melalui sikap saling membantu. Sikap Sipri Kakhu, Juan Reza, dan Jacson Zeran yang begitu mudah berkolaborasi adalah perwujudan sikap orang Timur.

Berani Berubah

Apakah sikap-sikap menggugah orang-orang Timur hanya berada di kedalaman dan lupa diketahui apalagi diekspresikan? Sebagai nilai dan juga watak, bila dianalogkan dengan tindakn memasak, maka nilai-niali tu bisa saja berada di dasar. Dengan kulit hitam, rambut ‘keribo’, suara keras, kerap nilai-nilai ‘ketimuran’ itu diendapkan demi lebih memberi ruang dan membanggakan sikap yang sopan, selalu tersenyum (meski lagi marah), berkata halus.

Akibat-kata-kata halus nan indah, maka yang tampil di atas adalah sesuatu yang indah dan tampak semuanya ‘baik-baik saja’. Tetapi hal itu bisa saja menunjukkan sebuah tatanan yang sekilas baik tetapi bukan untuk waktu yang lama. Pembangunan yang lebih ‘pro barat Indoinesia’ yang bisa terlihat dari kemajuan tentu sangat dibanggakan. Tetapi bila menelisik lebih jauh, ‘javacentris’ untuk jangka panjang tidak menguntungkan Indonesia sebagai bangsa dan Negara Kesatuan.

Kondisi ini perlu dibolak-balikkan. Tetapi hal itu harus dimulai dari nilai. Artinya, nilai-nilai seperti: tegas, berani, suara lantang bisa diangkat ke permukaan. Keberanian memenjarakan koruptor tanpa ‘tedeng aling-aling’ tentu harus diberi ruang. Spirit ketimuran inilah yang perlu diorbitkan. Nilai-nilai yang selama ini terbenam (atau dibenamkan) perlu diangkat, dibolak-balik hingga bisa menjiwai Indonesia secara keseluruhan.

Keberanian dan ketegasan juga penting dalam menargetkan hal-hal besar. Gemuru pembangunan memang sangat penting sehingga Indonesia bisa mengalami lompatan yang besar dan tidak ‘segitu-gitu aja’. Tetapi lompatan itu perlu dilakukan dalam kebijaksanaan. Orang Timur tidak melupakan nilai kekeluargaan dan kesetiakawanan. Karena itu pembangunan tidak bisa sekadar mengejar kuantitas pencapaian tetapi kualitas hidup, dalamnya persaudaraan dan kesetiakawanan perlu diberi ruang.

Pada sisi lain, perkembangan yang sangat dominan ‘Barat Indonesia’ perlu diberi ruang oleh pemerataan. Hal-hal itu sudah terlihat selama pemerintahan Joko Widodo meski perlu dilakukan secara bijak agar tidak mengorbankan masyarakat hal mana sangat dirasakan kini. Intinya, lagu Tabola-Bale menghendaki adanya keberanian untuk membalikkan Indonesia baik dalam nilai (seperti nilai ketimuran) tetapi juga dalam hal pembangunan fisik.

Hal inilah  yang mestinya merupakan makna dari HUT-RI ke-80 melalui kehadiran lagu ‘Tabola-Bale’ Ias tidak hanya mengundang semangat menari oleh musik Kiki Acoustic, tetapi terus membarakan tekad membangun Indonesia secara adil dan merata, berkat keberanian berubah dengan membolak-balikkan keadaan menjadi lebih baik.

Tags: HUTIndonesiaIstanaMerdekaRI
Previous Post

SESADO: Cahaya Kecil dari Rahim Panggilan yang ‘Memandu’ Langkah Besar

Next Post

Akhmad Bumi: Kasus Eks Kapolres Ngada Itu Kesepakatan Produsen Dan Konsumen

aksinews

aksinews

Next Post
Akhmad Bumi: Kasus Eks Kapolres Ngada Itu Kesepakatan Produsen Dan Konsumen

Akhmad Bumi: Kasus Eks Kapolres Ngada Itu Kesepakatan Produsen Dan Konsumen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 138 Followers
  • 207k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemerintah Segera Buka Tes CPNS 2023 dan PPPK Besar-Besaran, Ini Tahapan Proses Seleksi

Pemerintah Segera Buka Tes CPNS 2023 dan PPPK Besar-Besaran, Ini Tahapan Proses Seleksi

13 Maret 2023
Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

5 Mei 2021
Pembunuhan Sadis Di Komak, Penggal Kepala Korban Disaksikan Istri dan Anaknya

Pembunuhan Sadis Di Komak, Penggal Kepala Korban Disaksikan Istri dan Anaknya

28 Oktober 2021
Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

1 Februari 2023
Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

18
Sejumput Cinta dari Kota Pancasila untuk Lomblen Mania

Sejumput Cinta dari Kota Pancasila untuk Lomblen Mania

13
Bank Indonesia Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa, Dibuka Pendaftaran Hingga 10 Maret 2023

Bank Indonesia Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa, Dibuka Pendaftaran Hingga 10 Maret 2023

13
Surat Cinta Pater Kopong untuk Ustad Abdul Somad Soal Valentine Day

Surat Cinta Pater Kopong untuk Ustad Abdul Somad Soal Valentine Day

10
Gereja Katolik Indonesia sebagai Komunitas Profetik dalam Struktur Sosial Bangsa  (Catatan Pinggir Atas SAGKI 2025)

Membaca Kembali Lomba Lamahora (Sisip Gagas untuk Artikel RD. Inno Koten)

7 Maret 2026
“Titip Rindu Untuk Ayah” Antarkan Siswa SMAK Santa Maria Immaculata Adonara Dalami Katekese

“Titip Rindu Untuk Ayah” Antarkan Siswa SMAK Santa Maria Immaculata Adonara Dalami Katekese

7 Maret 2026
Lebih dari Sekadar Lomba (Catatan RD Inno Koten dari Panggung Lomba Sesado Hokeng di Lamahora)

Lebih dari Sekadar Lomba (Catatan RD Inno Koten dari Panggung Lomba Sesado Hokeng di Lamahora)

7 Maret 2026
Ditemukan Tergantung di Pohon, Siswa SLTA di Lembata Akhirnya Meninggal Dunia

Ditemukan Tergantung di Pohon, Siswa SLTA di Lembata Akhirnya Meninggal Dunia

4 Maret 2026

Recent News

Gereja Katolik Indonesia sebagai Komunitas Profetik dalam Struktur Sosial Bangsa  (Catatan Pinggir Atas SAGKI 2025)

Membaca Kembali Lomba Lamahora (Sisip Gagas untuk Artikel RD. Inno Koten)

7 Maret 2026
“Titip Rindu Untuk Ayah” Antarkan Siswa SMAK Santa Maria Immaculata Adonara Dalami Katekese

“Titip Rindu Untuk Ayah” Antarkan Siswa SMAK Santa Maria Immaculata Adonara Dalami Katekese

7 Maret 2026
Lebih dari Sekadar Lomba (Catatan RD Inno Koten dari Panggung Lomba Sesado Hokeng di Lamahora)

Lebih dari Sekadar Lomba (Catatan RD Inno Koten dari Panggung Lomba Sesado Hokeng di Lamahora)

7 Maret 2026
Ditemukan Tergantung di Pohon, Siswa SLTA di Lembata Akhirnya Meninggal Dunia

Ditemukan Tergantung di Pohon, Siswa SLTA di Lembata Akhirnya Meninggal Dunia

4 Maret 2026
ADVERTISEMENT

Follow Us

Browse by Category

  • Business
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Fashion
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • OPINI
  • Politics
  • Polkam
  • REDAKSI
  • Sapa Firman Pagi
  • Science
  • SPORT
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

Gereja Katolik Indonesia sebagai Komunitas Profetik dalam Struktur Sosial Bangsa  (Catatan Pinggir Atas SAGKI 2025)

Membaca Kembali Lomba Lamahora (Sisip Gagas untuk Artikel RD. Inno Koten)

7 Maret 2026
“Titip Rindu Untuk Ayah” Antarkan Siswa SMAK Santa Maria Immaculata Adonara Dalami Katekese

“Titip Rindu Untuk Ayah” Antarkan Siswa SMAK Santa Maria Immaculata Adonara Dalami Katekese

7 Maret 2026
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi

Copyright @ 2020 aksinews.id All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi

Copyright @ 2020 aksinews.id All right reserved