banner 728x250

Allah Sungguh Sabar

Ilustrasi
banner 120x600
banner 468x60

Selasa , 18 Juli 2023 

Kel.2:1-15ab ; Mat. 11:20-24

banner 325x300

Pekan Biasa XV

RD WENS HERIN

“Celakalah engkau, Khorazim! Celakalah engkau Betsaida!”

(Mat.11:21)

Manusia sering berulah di hadapan Allah. Keras hati seperti penduduk kota Khorazim, Betzaida, dan Kapernaum. Meski disapa dan ditegur, tetap tak peduli.  Tetapi yang lain merendah seperti orang-orang di Tirus, Sidon, dan Gomora. Terbuka hati mendengar kecaman perihal dosa dan ketidaksetiaan mereka. Dan, segera mengenakan kain kabung, memohon belaskasih dan pengampunan dari Allah.

Ungkapan celakalah, memang keras. Terkesan menyumpahi. Seolah berharap semua jadi hancur binasa. Tetapi sejatinya, Tuhan tak menghendaki kebinasaan. Kecaman itu mengingatkan, supaya mereka juga kita, percaya, sadar diri  dan bertobat. Sebab Tuhan menghendaki keselamatan, bukan kebinasaan.

Allah itu panjang sabar. Belas kasih-Nya tak berkesudahan. Meski kita kadang tegar tengkuk, sering jatuh dalam salah dan dosa yang sama, tangan kasih Allah senantiasa terbuka mengajak kita bertobat dan kembali ke hadirat-Nya. Karena Tuhan tak menhendaki kita binasa, melainkan selamat dan bahagia. 

Ingat, sikap keras hati, ujunga bisa  membawa sial. Bisa juga hadirkan musibah. Banyak orang mengalami tantangan bahkan celaka, karena tidak berhati-hati. Tidak peduli dengan nasehat dan peringatan orang tua atau sahabat.

Mari saling mendoakan berkat,  jangan celaka. Tak perlu menyumpahi supaya terjadi hal buruk pada sesama. Jika sedang terluka, kecewa atau tersakiti, mintalah rahmat penyembuhan dalam pengampunan. Agar kita tetap saling mendoakan berkat dan kebaikan bagi sesama. Tetaplah bersabar dalam kasih.

Tuhan memberkati. SALVE. ***

RD Wens Herin

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *