banner 728x250

Jadilah Tahir

Ilustrasi
banner 120x600
banner 468x60

Jumad, 30 Juni 2023

Kej. 17:1.9-10.15-22 ; Mat.8:1-4

banner 325x300

Pekan Biasa XII

RD WENS HERIN

“Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku. Yesus menjawab, Aku mau jadilah engkau tahir”

(Mat.8:3)

Dahulu, kusta memang menakutkan. Dia dijauhi dan dikucilkan. Kasihan, orang kusta sudah sakit, makin tersiksa batinnya. Tak ada hati yang sudi mencintai dia dalam kondisi yang sangat sulit itu.

Hanya Yesus hadir mengubah situasi. Yang putus asa mendapat pengharapan. Yang dijauhkan dan dikucilkan, didekati dan disapa. Yang merasa tak layak diterima dan dihargai. Si kusta beranikan diri meminta. “Tuan, jika Tuan mau, Tuhan dapat mentahirkan aku”. Dan Yesus langsung menjawab dia, “Aku mau, jadilah engkau tahir”. Yesus tidak menyembuhkan dia dari jauh. Ia menjamah si kusta dan menyembuhkannya. Membebaskan dia dari derita fisik dan batin, dengan sentuhan kasih yang menyembuhkan.

Orang sakit butuh obat. Tetapi dia juga butuh sapaan, perhatian dan kasih, juga senyum kecil agar lebih cepat pulih.

Kita memang sehat walafiat. Tetapi sering diperlakukan serupa seorang kusta. Kita boleh ada dan tinggal bersama, tetapi merasa sedirian. Tanpa siapa-siapa karena dijauhi dan tak dipeduli dalam aktifitas bersama.

Kita berdoa, Tuhan, tahirkan kami. Agar tidak saling mengkustai. Tidak saling menyingkirkan dan menjauhi. Mari belajar pada Yesus. Tulus menerima sesama. Terlebih yang sedang dalam masalah, yang dijauhi dan terabaikan. Sentuhan kasih yang kecil, sangat berarti bahkan menyembuhkan.

Tuhan memberkati. SALVE. ***

RD Wens Herin

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *