Aksinews.id/Jakarta – Ini kabar gembira bagi para penggila bola di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu klub peserta Liga 2 2025/2026 alias Championship, Adhyaksa FC, dikabarkan akan pindah kandang ke Kota Kupang, NTT.
Jika ini terjadi, maka kemungkinan besar Adhyaksa FC pindah setelah menyelesaikan Championship 2025/2026. Adhyaksa FC tengah berjuang untuk mendapatkan tiket promosi ke Super League musim depan.
Saat ini, klub yang bermarkas di Banten International Stadium, Serang, Banten, itu berada di posisi pertama Grup Barat Championship 2025/2026. Adhyaksa FC mempunyai 43 poin dari 22 pertandingan yang sudah dijalani.
Klub yang dimiliki oleh Exco PSSI, Eko Setiawan, itu sejatinya baru musim ini pindah kandang dari Tangerang ke Serang. Selama bermarkas di Banten International Stadium, Adhyaksa FC jarang mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Serang. Opsi pindah kandang pun harus dilakukan demi menyedot animo dan mendukung penuh kegiatan klub untuk menjalani musim.
Kini, Adhyaksa FC mencoba mendekati Provinsi NTT untuk bisa berkandang di sana. Rencana tersebut disambut dengan baik oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.
Dilansir BolaSport.com dari akun instagram pribadinya, Adhyaksa FC akan bermarkas di Kupang, NTT.
Menurut Emanuel, kehadiran Adhyaksa FC bisa menjadi magnet baru untuk sepak bola di ujung timur Indonesia.
“Adhyaksa Farmel FC serius mempertimbangkan Kota Kupang/NTT sebagai home base musim 2026–2027,” tulis Emanuel.
Emanuel yakin kehadiran klub profesional di NTT bisa menjadi daya tarik utama dukungan fanatik dan loyalitas suporter di Kupang.
Emanuel juga sudah berdiskusi dengan Eko Setyawan yang menilai NTT punya potensi besar dari sisi atmosfer dan basis penonton.
“Komunikasi awal dengan Asprov PSSI NTT sudah dilakukan, dan peluang dinilai sangat terbuka.”
“Target dekat klub optimistis segera bermarkas di NTT,” ucap Emanuel.
Emanuel juga memastikan bahwa perpindahan kandang Adhyaksa FC ke NTT didukung penuh oleh PSSI.
Dalam hal ini Sekjen PSSI Yunus Nusi dan Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali.
“Dukungan PSSI yakni Zainudin Amali yang menyebut banyak klub Liga 2 mulai melirik NTT karena euforia penonton.”
“Lalu ada Yunus Nusi yang mengatakan NTT sudah layak punya tim di Liga 2 bahkan Liga 1 dan suporter bisa menopang finansial klub,” kata Emanuel.
Sebagai pemimpin daerah NTT, Emanuel menyambut baik rencana Adhyaksa FC yang secara serius melirik Kupang sebagai kandang musim depan.
Menurutnya, ini merupakan sinyal positif bahwa NTT semakin diperhitungkan dalam peta sepak bola nasional, terutama karena kekuatan dan loyalitas suporter yang luar biasa.
“Pemerintah Provinsi NTT pada prinsipnya sangat terbuka dan siap memfasilitasi agar proses ini berjalan lancar.”
“Kehadiran klub di NTT bukan sekadar soal kompetisi, tetapi momentum strategis untuk mengangkat potensi daerah, menggerakkan ekonomi lokal, serta membuka ruang bagi talenta muda NTT untuk berkembang di level profesional.”
“Saya optimistis, dengan kolaborasi yang kuat, NTT dapat menjadi kekuatan baru sepak bola di wilayah Timur Indonesia.”
“Ini adalah kesempatan emas yang harus kita jaga dan manfaatkan bersama demi kemajuan olahraga dan generasi muda Nusa Tenggara Timur,” tutup Politikus Partai Golkar tersebut. (*/AN-01)



















