Aksinews.id/Jakarta – Suara Timur Indonesia mendukung langkah Menteri HAM Natalius Pigai dan Kementerian HAM RI yang memilih langkah hukum untuk memberikan efek jera kepada para penyebar hoax dan fitnah.
Mereka menilai penyebar hoax telah menginjak-injak harkat dan martabat Menteri HAM RI, Natalius Pigai, putera Indonesia Timur asli Papua. Karenanya, mereka juga mengharapkan semua pihak mendukung total langkah Pigai tersebut. “Ini wajib didukung oleh semua rakyat Indonesia yang sungguh menghormati HAM,” tandas Ketua Suara Timur Indonesia, Martinho de Sola dan Sekretarisnya, Freni Lutrun.
“Pembiaran penyebaran hoax, fitnah dan diskriminasi HAM terhadap Menteri HAM Bapak Natalius Pigai di medsos, pantauan kami dari Suara Timur Indonesia sama sekali tidak ditertibkan oleh Menteri Kemdigi dan Kapolri diam seribu bahasa tanpa aksi nyata terhadap pelaku untuk segera ditangkap dan diproses hukum,” tandas mereka.
“Terpanggil nurani dan merasa geram atas pembiaran merajalelanya medsos melakukan fitnah, penyebaran hoax secara masif dan sistemik untuk menginjak-injak harkat dan martabat Menteri HAM RI asal Indonesia Timur putera asli Papua tanpa aksi nyata Kapolri sungguh membuat sakit hati kami basodara asli Indonesia Timur,” tegas Martinho dan Freni.
Untuk itu, mereka menyampaikan dua point. “Pertama, kami.sangat mendukung langkah Menteri HAM Bapa Natalius Pigai dan Kementerian HAM untuk memproses hukum dan HAM 11 Medsos Pelaku Kejahatan Hukum dan HAM.”
“Kedua, mendesak Kapolri Lystio Sigit segera tangkap dan proses hukum 11 Medsos pelaku kejahatan terhadap Menteri HAM RI, Bapak Natalius Pigai selambat-lambatnya 3×24 jam sejak pernyataan kami dipublikasikan pers dan jika pasca 3×24 jam Kapolri Lystio Sigit dan jajaran Polri diam seribu bahasa maka kami mendesak Presiden Prabowo Subianto segera copot Kapolri Lystio Sigit.” (*/AN-01)

























