Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Wisman dan Wisdom Ikut Post Tour Festival Lamaholot ke Desa Muruona

banner 120x600
banner 468x60

Aksinews.id/Lewoleba – Sedikitnya 11 orang wisatawan mancanegara (wisman) ikut post tour Festival Lamaholot pada hari ketiga, Jumat(3/7/2026). Mereka berasal dari Amerika Serikat dan Australia. Para wisatawan domestik (wisdom) pun ikut serta dalam post tour ini.

Seluruh peserta datang ke festival Lamaholot dengan biaya sendiri. Ini bukti ketertarikan mereka terhadap khazanah budaya Lamaholot.

banner 325x300

Rombongan post tour dipimpin Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Lembata, Anton Ali, SE.

Setibanya di Desa Muruona, para wisatawan disambut melalui ritual adat setempat sebagai simbol penerimaan dan penghormatan kepada tamu yang datang.

Kegiatan post tour tersebut menjadi ruang interaksi langsung antara wisatawan dengan masyarakat lokal melalui berbagai aktivitas budaya dan lingkungan yang masih dijaga secara turun-temurun.

Para wisatawan diajak menyaksikan proses bihu sia (pembuatan garam secara tradisional) yang dilakukan masyarakat pesisir. Mereka juga belajar membuat kerajinan tangan berbahan daun lontar atau bia, salah satu produk budaya yang menjadi identitas masyarakat Muruona.

Selain mengenal tradisi lokal, para peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan penanaman mangrove bersama warga. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan yang dipadukan dengan pengenalan budaya Muro kepada tamu mancanegara.

Kehadiran wisatawan asing yang datang secara mandiri tanpa pembiayaan khusus menunjukkan meningkatnya daya tarik Festival Lamaholot di tingkat global.

Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan budaya. Festival ini juga menghadirkan pengalaman autentik yang memungkinkan pengunjung terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat setempat.

Program post tour di Desa Muruona menjadi salah satu agenda festival untuk memperkenalkan kekayaan tradisi, kerajinan, serta kearifan lingkungan masyarakat Lamaholot kepada dunia internasional.

Melalui pengalaman tersebut, wisatawan tidak sekadar menjadi penonton, tetapi turut mengambil bagian dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Festival Lamaholot 2026 sendiri terus menghadirkan berbagai kegiatan budaya lintas wilayah Lamaholot, sekaligus memperkuat posisi Lembata sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan komunitas di kawasan timur Indonesia. (Disparekraf Lembata/AN-01)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *