Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Rela Tinggalkan “Jala” Kehidupan

banner 120x600
banner 468x60

Rabu, 30 Nopember 2022

Rom.10:9-18 ; Mat.4:8-22

banner 325x300

Pesta St. Andreas Rasul

RD WENS HERIN

“Merekapun meninggalkan jalanya, lalu mengikuti Yesus”

(Mat.4:20)

Keputusan Andreas dan saudaranya Petrus, meninggalkan jala, berarti rela melepas yang sudah nyaman dan mapan. Kerja yang sudah mendarah daging dan menopang kehidupan keluarga nelayan, ditinggalkan. Siap sedia beralih profesi. Seorang penjala ikan, jadi penjala manusia.

Meninggalkan jala, dengan keputusan bebas. Karena mau ikut Yesus, jadi penjala manusia. Memberi seluruh diri bagi Tuhan. Jadi murid, memberitakan nama Yesus kepada segala bangsa. Membawa  semakin banyak orang kepada Yesus, untuk mengimani Dia. Sebab, “iman timbul dari pendengaran” (Rom.17), tandas St. Paolus. Tanpa pewartaan, tak akan tumbuh iman di hati yang lain.

St. Andreas telah jadi penjala manusia yang handal. Hingga St. Beda, menjuluki Andreas sebagai “pengantar kepada Kristus”.  Karena selalu berinisiatif membawa siapapun datang berjumpa Yesus, dan menyampaikan maksud mereka.

Kita sadar, telah terjaring dalam jala iman. Mengimani Kristus oleh pewartaan para Rasul. Peran kita selanjutnya adalah jadi penjala. Mengumpulkan dan menghantar sesama kepada Yesus. Merangkul satu sama lain dalam kasih, persaudaraan dan solidarias. Maka ingatkani diri agar tidak jadi ganjalan,  karena menebar amarah, permusuhan, persaingan, ketidakpekaan.

Sebagai murid Yesus, kita mesti belajar untuk melepas “jala” kehidupan kita. Meninggalkan sejenak yang nyaman, yang mapan, yang menyenangkan, atau kerja rutin kita. Dalam arti, mau beri diri dan berkorban untuk melipatgandakan kasih. Mau berbagi waktu, tenaga bahkan menteri, terlibat dalam kegiatan iman, dan ambil bagian dalam tugas pelayanan grejani.

Mari sejenak membatin. Apakah kita selalu rela? Atau sering mengeluh dan keberatan?

Selamat menjalani masa adven. Tetaplah berjaga-jaga dalam doa. Tuhan memberkati. SALVE. ***

RD. Wens Herin

banner 325x300

Respon (2)

  1. Amin Romo..
    Semoga kami pun boleh meninggalkan kesibukan kita dan mau melayani Tuhan dengan Tulus.
    Selamat pagi salam sehat Romo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *