Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Melihat Dengan Mata Iman

banner 120x600
banner 468x60
RD WENS HERIN

Senin, 18 Juli 2022

Mikha 6:1-4.5-6 ; Mat.12:38-42

banner 325x300

Pekan Biasa XVI

“Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu” (Mat.12:3*)

Orang yang degil hati sulit menangkap tanda dari Tuhan. Meski sudah melihat banyak mujizat, orang Farisi dan ahli Taurat masih saja ngotot meminta tanda lagi. Katanya supaya menjadi percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Sebenarnya bukan mujizat atau tanda yang kurang. Melainkan karena mereka yang kurang percaya.

Maka Yesus menegaskan, “Angkatan yang tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberi tanda selain tanda nabi Yunus”.

Tanda Nabi Yunus memang sangat menakjubkan. Tiga hari-tiga malam ia ada dalam perut ikan. Kemudian dimuntahkan  ke darat untuk menjalankan perutusan  membawa keselamatan bagi orang Niniwe.

Mereka berlaku jahat dan penuh dosa di hadapan Allah. Mulanya Yunus ragu, apa mereka menerima dia. Namun ternyata kata-kata Yunus menyentuh dan meruntuhkan keangkuhan mereka. Mereka merendah, bertobat dan berbalik kepada Allah.

Akan tetapi, ada tanda yang lebih ajaib dan dasyat dari itu yakni kebangkitan Yesus. Tiga hari tiga malam Ia ada dalam perut bumi. Namun bangkit jaya, membawa rahmat keselamatan bagi kita. Inilah tanda iman terbesar dan tak terbantahkan, bahwa Yesus sesungguhnya Anak Allah.

Apakah kita masih ragu? Masih mau meminta tanda dari Tuhan supaya kita percaya? Jangan!

Dari pagi hinggan malam, Tuhan tak henti memberi tanda kasih-Nya. Melalui hal yang sederhana dan biasa. Lewat nafas hidup. Berkat dan keberhasilan. Perlindungan di tengah marah bahaya dan penyakit. Kesembuhan dan pemulihan hidup. Kekuatan dan kesabaran menghadapi derita dan kesulitan.

Hanya dengan mata iman, kita bisa melihat perbuatan Tuhan yang ajaib dan menakjubkan, dalam peristiwa rutin dan biasa.

Kita boleh saling meragukan. Karena kadang tak bisa menepati ucapan-ucapan kita. Tetapi jangan kepada Tuhan, hati kita meragu. Sebaliknya teruslah bersyukur, sebab tanpa meminta pun, Tuhan senantiasa mengalirkan tanda kasih-Nya bagi kita. Meski kita sering anggap biasa dan melupakan-Nya.

Tuhan memberkati. SALVE. ***

RD WENS HERIN

banner 325x300

Respon (2)

  1. ” Tuhan tak henti memberi tanda KasihNya bagi kita” Amin… trimakasih tuan renungannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *