banner 728x250

Yang Terkecil di Mata Dunia Dialah yang Terbesar

banner 120x600
banner 468x60

Senin, 26 September 2022

Ayb.1:6-22 ; Luk.9:46-50

banner 325x300

Pekan Biasa XXVI

RD WENS HERIN

“Sebab yang terkecil diantara kalian, dialah yang terbesar”

(Luk.9:48)

Hidup tanpa impian, serasa mati di tengah geliat waktu. Begitu juga gelora harapan murid Yesus. Mereka mulai berangan, suatu saat mereka jadi yang terbesar, terdekat, dan jadi tangan kanan Yesus.

Yesus tidak membunuh impian mereka, tetapi memberi petuah, jika mau jadi yang terbesar, jadilah seperti anak kecil. Polos dan rendah hati, serta pasrah pada Tuhan. Bersikap apa adanya, tanpa  banyak iming-iming.

Dengan petuah itu, Yesus hendak memurnikan obsesi hidup kita, agar tidak merasa besar dalam kuasa atau jabatan, atau semata mengejar kekayaan, prestasi dan pestise. Melainkan tetap merendah dan saling membesarkan.

Yesus memberi frame berpikir baru, justru yang terkecil diantara kita, terkecil dalam pandangan dunia, terabaikan oleh gemerlap kehidupan, dialah yang terbesar di mata Allah. Maka tak boleh saling mengukur dengan jabatan atau tumpukan kekayaan, agar tak angkuh dan materialistis. Jadilah yang terbesar dalam kasih dan kemurahan hati.

Kita tentu punya impian, semoga hidup ini diberkati dan bermakna, sukses, berprestasi dan maju dalam karier. Apapun impian kita, tetaplah saling memitovasi secara positip. Tak perlu sampai saling menyikut, menusuk dari belakang dan menjatuhkan.

Tetaplah terpatri di hati petuah Tuhan Yesus “yang terkecil diantara kalian, dialah yang terbesar”. Yang rendah hati, akan dihargai dan dihormati. Yang tulus dan murah hati, akan disanjung dan dingat kebaikannya.

Tuhan memberkati. SALVE. ***

RD. Wens Herin

banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *