<amp-auto-ads type="adsense"         data-ad-client="ca-pub-7783334098685297"> </amp-auto-ads> <amp-auto-ads type="adsense"         data-ad-client="ca-pub-7783334098685297"> </amp-auto-ads> <amp-auto-ads type="adsense"         data-ad-client="ca-pub-7783334098685297"> </amp-auto-ads>
ADVERTISEMENT
Aksinews
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Polkam
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Tim Supervisi PKK Provinsi NTT Perkuat Pembinaan, Edukasi Sosial, dan Pengembangan Program Unggulan Daerah

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Tim Supervisi PKK Provinsi NTT Perkuat Pembinaan, Edukasi Sosial, dan Pengembangan Program Unggulan Daerah

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Ekbis
    • All
    • Gadget
    • Mobile
    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    Asisten I Buka Pelatihan Pengolahan Lahan Kering bagi Purnamigran Indonesia di Lembata, Ini Pesan Bupati Kanis Tuaq

    Asisten I Buka Pelatihan Pengolahan Lahan Kering bagi Purnamigran Indonesia di Lembata, Ini Pesan Bupati Kanis Tuaq

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Tim Supervisi PKK Provinsi NTT Perkuat Pembinaan, Edukasi Sosial, dan Pengembangan Program Unggulan Daerah

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Tim Supervisi PKK Provinsi NTT Perkuat Pembinaan, Edukasi Sosial, dan Pengembangan Program Unggulan Daerah

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Ekbis
    • All
    • Gadget
    • Mobile
    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    Asisten I Buka Pelatihan Pengolahan Lahan Kering bagi Purnamigran Indonesia di Lembata, Ini Pesan Bupati Kanis Tuaq

    Asisten I Buka Pelatihan Pengolahan Lahan Kering bagi Purnamigran Indonesia di Lembata, Ini Pesan Bupati Kanis Tuaq

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi
No Result
View All Result
Aksinews
No Result
View All Result
http://bit.ly/jnewsio http://bit.ly/jnewsio http://bit.ly/jnewsio
ADVERTISEMENT
Home Headline

Harapan di Ujung Jalan: Kisah Perjuangan Ibu-Anak Hadapi Bahaya dan Mitos Gaib Demi Air Bersih

aksinews by aksinews
15 Maret 2025
in Headline, Humaniora
0
Harapan di Ujung Jalan: Kisah Perjuangan Ibu-Anak Hadapi Bahaya dan Mitos Gaib Demi Air Bersih

Anak-anak di Nagekeo, NTT berjalan membawa jerigen kosong untuk mengambil air bersih di mata air Pela (Dok. Plan Indonesia/Alfred Ike Wurin)

0
SHARES
137
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Kehidupan masyarakat di sebuah kampung di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, bergantung pada mata air tersembunyi yang mereka sebut sebagai pela. Sekitar pukul 05.00 hingga 05.30 pagi, anak-anak harus bergegas untuk mandi di sana sebelum berangkat ke sekolah. Perjalanannya tidak mudah, mengitari punggung bukit dengan kemiringan yang cukup terjal. Di beberapa titik, tanahnya licin dan berbatu, membuat setiap langkah harus diukur dengan hati-hati. Salah pijakan sedikit saja, risiko tergelincir besar sekali.

Raut wajah bahagia Eci (14) saat mengambil air bersih di tempat penampungan air (Dok. Plan Indonesia/Alfred Ike Wurin)

Tak hanya medannya yang sulit. Di kampung ini, mitos tentang penghuni mata air juga menjadi desas-desus warga sejak lama. Mereka percaya jika seseorang pergi sendirian ke sana, ia bisa disesatkan, ditahan, atau bahkan dibawa pergi oleh penghuni gaib di mata air. Dan yang paling ditakuti, rumor tentang ata dora, sosok misterius yang konon akan menculik mereka yang berjalan sendirian.

Tapi tidak ada pilihan. External Communication Coordinator, Hesti Widianingtyas yang merilis catatan staf Plan Indonesia, Alfred Ike Wurin menyebutkan, setiap pagi dan sore anak-anak  harus tetap pergi ke pela. Sebab, kembali ke rumah dengan tubuh bersih dan air yang cukup adalah kebahagiaan sederhana yang mereka perjuangkan setiap hari. Rutinitas ini sudah menjadi bagian hidup yang mereka jalani selama ini. Ada ketakutan, ada perjuangan, tapi juga ada kegembiraan.

ADVERTISEMENT

Bertahan dengan Pela

Seperti yang dialami Mama Reta (49) dan anaknya, Eci (14). Pagi itu, hati Mama Reta menciut ketika melihat putrinya kembali dengan wajah pucat dan napas tersengal. Pikirannya dipenuhi bayangan buruk.

“Satu pagi, Eci pergi duluan ke kali untuk mandi dan menimba air, tapi dia pulang cepat sekali. Saya tanya dia kenapa? Dia takut karena di kali belum ada orang,” kenang Mama Reta (49).

Bagi anak-anak seperti Eci, mencari air adalah rutinitas yang tak terelakkan. Dengan gembira mereka menjalani perjuangan yang cukup melelahkan ini.

“Kami pulang mendaki. Kalau capek, kami istirahat dulu, baru jalan lagi. Sampai di rumah, siap-siap, baru ke sekolah. Kadang terlambat. Kalau terlambat, dihukum disuruh berlutut,” ungkap Eci sambil tertawa.

Di sekolah akses air pun terbatas. Air yang mereka bawa adalah satu-satunya sumber untuk mencuci tangan, membasuh wajah, bahkan menyiram toilet. Setiap murid membawa airnya sendiri, menuangkannya ke penampung di toilet sekolah. Jika persediaan habis, guru dan beberapa murid harus bekerja sama untuk pergi menimba air ke kali.

Upaya Bersama Hadirkan Akses Air Bersih

Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi krisis air bersih setiap tahun akibat iklim tropis kering. Musim kemarau di daerah ini berlangsung hingga delapan bulan dengan curah hujan yang rendah dan tidak merata, antara 800 hingga 1.500 milimeter per tahun. Angin muson timur dari Australia yang berlangsung dari April hingga Oktober menyebabkan kekurangan hujan dan memperpendek musim penghujan.

Dampak dari kondisi ini, ditambah perubahan iklim global, membuat pasokan air bersih berkurang selama musim kemarau. Memaksa masyarakat, terutama di pedesaan, untuk menempuh jarak jauh dan mendapatkan air dengan kualitas yang seringkali tidak layak konsumsi.

Kondisi air bersih ini sudah lama mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat setempat. Dulu, mereka sempat membangun jaringan pipa dan bak penampung secara swadaya. Namun, upaya itu tidak bertahan lama karena kurangnya kapasitas perencanaan dan perawatan.

“Waktu itu sekitar tahun 2002, yang pasang pipa juga orang kami sendiri, sehingga putarnya jauh sekali. Air juga cepat kering. Akhirnya, air ini juga selesai, tidak sampai tiga bulan,” terang Sevrin (32), kepala salah satu dusun di kampung ini.

Plan Indonesia melalui Programme Implementation Area (PIA) Nagekeo kemudian berupaya menghadirkan air bersih di kampung ini. Namun, perencanaan matang masih terbentur berbagai hambatan teknis dan sosial.  

“Dari semua upaya itu, yang paling berat adalah ketika kami butuh daya listrik yang sangat besar untuk naikan air ke kampung. Meteran yang ada tidak mampu mendukung pompa karena kami pakai metode antigravitasi. Setelah rekayasa teknik dan uji coba, ternyata kita butuh daya sebesar 10.600-watt agar pompa bisa mengangkat air ke reservoar penampung,” ungkap Kosmin (48), staf Plan Indonesia di Nagekeo yang bertanggung jawab atas pemenuhan hak anak terhadap akses air bersih.

Hambatan teknis yang seolah tidak pernah selesai ini memicu gejolak sosial. Masyarakat yang masih percaya terhadap hal-hal mistis mulai ragu terhadap keberhasilan proyek ini. Partisipasi warga mulai menurun.

Menghadapi situasi ini, Philip dan John, dua staf lapangan Plan Indonesia, segera mengambil langkah advokasi strategis untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong masyarakat. Momentum yang tepat datang ketika pompa hidran pengganti tiba di lokasi. Kerja keras bersama masyarakat setempat akhirnya berhasil menaikan air dari pela ke kampung.

ADVERTISEMENT

Sumber Air Bersih Makin Dekat

Sejak saat itu, kampung-kampung kecil di Nagekeo ini mencatatkan sejarah baru. Hidran umum yang tersebar di seluruh kampung mulai berfungsi, mendistribusikan air bersih bagi seluruh warga. Jarak dari rumah ke hidran umum terdekat hanya 5 hingga 20 meter.

Selain itu masyarakat setempat juga membentuk Badan Pengelola Air Minum Desa yang masih mendapatkan pendampingan dari Plan Indonesia. Secara bertahap kelompok ini akan ditingkatkan kapasitas terkait pengelolaan, perawatan, hingga pengembangan saran prasarana air bersih yang sudah ada ini. 

“Sekarang, air ada di dekat rumah. Anak-anak mandi ke sekolah tidak jauh di kali lagi, terima kasih, ini dulu kami kira tidak akan pernah bisa, sekarang sudah ada.” ujar Mama Reta.

“Kami sudah tidak ambil air di kali lagi, jadi pagi saya suka bantu mama masak dulu, baru saya mandi dan siap-siap ke sekolah. Tidak terlambat lagi, dan guru juga tidak suruh kami bawa air ke sekolah lagi,” tambah Eci yang berdiri di samping mamanya sambil tersenyum. (*/AN-01)

Tags: air bersihNagekeo
Previous Post

Presiden Didesak Batalkan Penundaan Pengangkatan PPPK 2024, Wapres Gibran: Sudah Solusinya

Next Post

ETMC XXXIII: Gudang Simbol Fratelli Tutti

aksinews

aksinews

Next Post
ETMC XXXIII: Gudang Simbol Fratelli Tutti

ETMC XXXIII: Gudang Simbol Fratelli Tutti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 139 Followers
  • 207k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemerintah Segera Buka Tes CPNS 2023 dan PPPK Besar-Besaran, Ini Tahapan Proses Seleksi

Pemerintah Segera Buka Tes CPNS 2023 dan PPPK Besar-Besaran, Ini Tahapan Proses Seleksi

13 Maret 2023
Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

5 Mei 2021
Pembunuhan Sadis Di Komak, Penggal Kepala Korban Disaksikan Istri dan Anaknya

Pembunuhan Sadis Di Komak, Penggal Kepala Korban Disaksikan Istri dan Anaknya

28 Oktober 2021
Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

1 Februari 2023
Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

18
Sejumput Cinta dari Kota Pancasila untuk Lomblen Mania

Sejumput Cinta dari Kota Pancasila untuk Lomblen Mania

13
Bank Indonesia Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa, Dibuka Pendaftaran Hingga 10 Maret 2023

Bank Indonesia Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa, Dibuka Pendaftaran Hingga 10 Maret 2023

13
Surat Cinta Pater Kopong untuk Ustad Abdul Somad Soal Valentine Day

Surat Cinta Pater Kopong untuk Ustad Abdul Somad Soal Valentine Day

10
Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

22 Desember 2025
Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

16 Desember 2025
Kematian Prada Lucky Bukan karena Kelalaian Rumah Sakit, Akhmad Bumi Bantah Pleidoi Para Terdakwa

Kematian Prada Lucky Bukan karena Kelalaian Rumah Sakit, Akhmad Bumi Bantah Pleidoi Para Terdakwa

15 Desember 2025
Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

15 Desember 2025

Recent News

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

22 Desember 2025
Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

16 Desember 2025
Kematian Prada Lucky Bukan karena Kelalaian Rumah Sakit, Akhmad Bumi Bantah Pleidoi Para Terdakwa

Kematian Prada Lucky Bukan karena Kelalaian Rumah Sakit, Akhmad Bumi Bantah Pleidoi Para Terdakwa

15 Desember 2025
Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

15 Desember 2025
ADVERTISEMENT

Follow Us

Browse by Category

  • Business
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Fashion
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • OPINI
  • Politics
  • Polkam
  • REDAKSI
  • Sapa Firman Pagi
  • Science
  • SPORT
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

22 Desember 2025
Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

16 Desember 2025
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi

Copyright @ 2020 aksinews.id All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi

Copyright @ 2020 aksinews.id All right reserved