Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Puisi Perempuan K.: Catatan Hati Kaum Merah

banner 120x600
banner 468x60

Part I

Terima Kasih kepada langit yang telah menitipkanmu pada rahim Yohana,

banner 325x300

Ibu bagi segenap bangsa manusia…

“Sejujurnya tidak ada  yang lebih besar dari harapan saya, selain kebersamaan”.

Langit selalu begitu mengingatkan saya pada pertemuan pertama, pertengakaran, juga peluk erat yang menjadikan kita bertahan sampai hari ini.

Malam ini kita gelisah,

ada debaran  dilema yg sulit untuk diterjemahkan.

Berharap untuk tinggal.

Kepelabuan manakah kita memutuskan untuk berlabuh….Entalah….

Sengaji…

Untuk mematahkan segala inginku, sesekali aku harus berusaha menyiksa batin memberikan pelajaran pada diriku bahwa cinta itu menguatkan bukan melemahkan,

Cinta mesti membawa bahagia bukan tangisan.

Ahh….ini sungguh sangat menyakitkan. Kamu akan tau siapa aku sebenarnya bahwa didepan patah hati aku bukan apa-apa dan siapa-siapa.

Hujan luruh dari kelopak mengisi penuh ruang harapan dengan luka.

Aku harap kau kau tahu bahwa disela rinai yg paling luka itu, kau masih kujaga dengan doa yg kulantunkan dalam bait-bait puisiku.

Kau akan senantiasa kupeluk dalam sujud paling setia diujung malam…

Gelisah ini akan kudekap

Bersama sunyi yang bergemuruh

Dan sepih yang bergema

Meski air mata harus kutelan bersama kepedihan,

Akan kupastikan padamu bahwa rindu ini akan tetap jadi milikmu seutuhnya….

Sengaji…

Bila keluh berujung amarah

bisakah kau pastikan padaku bahwa

Kau akan tetap tinggal…

Bila rindu sulit ditebus

Pastikan bahwa kau selalu meramu doa  terbaik di sepertiga malammu untuk memelukku…

Semoga kita tetap membuat Tuhan sibuk dengan segala aminmu dan aminku, saat rindu menghardik dalam sunyi…

Kenangan tentang kibaran bendera, baliho-baliho yang bertuliskan “Breun Center Vs Motong enak tapi dosa” ataupun “Rampas saja hatiku jangan rampas tanahnya rakyat” dan juga teriakan revolusi yang memekikan telinga para  politisi bedebah di gedung bale gelekat

Tentu kamu tetap ingat dan semoga kamu tetap jatuh cinta dengan pertemuan pertama itu…

Percayalah detak jantungku akan tetap berdenyut didadamu…

Kota Tua Larantuka, 29 Desember 2020

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *