Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Memaknai Materi sebagai Sarana bukan Tujuan

Ilustrasi
banner 120x600
banner 468x60

Kamis, 01 Februari 2024

1Raj. 2:1-4.10-12 ; Mrk.6:7-13

banner 325x300

Pekan Biasa IV

RD Wens Herin

“Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, kecuali tongkat”

(Mrk.6:8)

Menjalani perutusan memang tak mudah. Banyak kesulitan yang menantang. Bagai domba ke tengah serigala. Butuh komitmen yang kuat.

Karnanya Yesus mengingatkan muridNya, pergi tapi “jangan membawa apa-apa dalam perjalan”. Jangan membawa roti, bekal, juga uang dalam ikat pingang. Mereka butuh, tetapi jangan lemah semangat atau gagal fokus karena fasilitas tak memadai. Tetaplah fokus pada tugas pewartaan. Tak boleh risau dengan kesejahteraan atau sarana apapun. Yakinlah, Tuhan yang mengutus, Dia sendiri yang akan menyediakan semuanya.

Kita semua yang terbabtis dan tertahbis menerima tugas perutusan yang sama, mewartakan kabar baik, kabar sukacita kepada sesame. Entah sebagai imam, biarawan-biarawati, atau karya kerasulan dan karya karikatif sebagai umat Allah.

Tuhan meminta syarat yang sama kepada kita, “Jangan membawa apa-apa”. Tentu kita bertanya, apa kita bisa? Ya harus bisa. Kita bisa karena mengandalkan Tuhan. Tidak berlebih mengandalkan kekuatan materi. Kita percaya, kekuatan kasih Allah yang memungkinkan hidup, pekerjaan, dan karya perutusan kita berjalan dan membuahkan hasil.

Yesus mewanti kita agar tetap jaga kemurnian hati dan fokus pada tujuan kita. Tetaplah bersandar pada Tuhan, jaga komitmen hidup iman, agar tidak menyimpang oleh silauan materi, uang, kuasa, kemewahan atau apapun.

Kita memang butuh dukungan materi juga uang, tetapi tak boleh materialistis. Semua itu Tuhan sediakan sebagai sarana menopang hidup dan berbagi kasih bukan sebagai tujuan hidup kita. Tetaplah rendah hati, selalu bersyukur, dan menjadi berkat.

Tuhan memberkati kita. SALVE. ***

RD Wens Herin

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *