Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Dari Hati

banner 120x600
banner 468x60

Jumad, 14 Juni 2024

Raj.19:9a.11-16;Mat.5:27-32

banner 325x300

Pekan Biasa X

Jumad, 14 Juni 2024

Raj.19:9a.11-16;Mat.5:27-32

Pekan Biasa X

Manusia punya budi dan hati. Olehnya ia mampu berpikir dan menimbang. Yesus menekankan peran hati sebagai pusat dan penyeimbang diri. Ia katakan “Siapa yang mememandang seorang wanita dan menginginkannya, dia berbuat zinah dalam hatinya”.

Zinah mulai dari hati, karena hati merupakan dapur, tempat  budi mengolah niat dan menimbang perbuatan. Mampukan budi menyadari mana hal baik dan terpuji yang patut dilakukan, dan mana hal jahat, manipulatif dan egoistis, yang merusak diri, yang menyusahkan sesame, yang mesti dihindari.

Zinah dalam hati, bisa berarti diam-diam menyimpang, perlahan memudar kesetian, dan tidak komit merawat ikhtiar hati (janji). Entah dalam keluarga, dalam panggilan hidup khusus, dalam iman, dan dalam setiap tugas dan kepercayaan yang diemban. Hal yang sungguh menantang diera hidup saat ini, dan terus menguji kemitmen yang dibangun.

agai dapur, hati menentukan baik-buruknya keputusan yang mempengaruhi tindakan tententu. Kita bisa mengukur hati dan niat seseorang, dari perbuatannya.  Jika hati baik, orang tidak gegabah dalam bertindak. Ia bijak menimbang perbuatannya dan memikirkan pula efek bagi orang lain.

Tanpa melibatkan hati, atau dari hati yang jahat, orang bisa sewenang-wenang dan berlaku seenaknya. Jadi urang bijak, kurang peka, menganggap semua tindakan benar menurut pemikirannya, bahkan tidak peduli, meski orang lain kecewa dan menderita karena ulahnya.

Dalam banyak peristiwa dan pengalaman hidup, kita bisa saling mengukur dan menilai hati juga niat kita, sebab kadang yang diucapkan cuma enak ditelinga, tapi jauh dari hati. Hati menetukan nilai ucapan dan perbuatan kita. Tanpa melibatkan hati, kehidupan ibarat ruang hampa cinta, dan kebersamaan ibarat sungai kekeringan kasih. Silakan mengujinya.

Tuhan memberkati. SALVE.***

RD. Wens Herin

banner 325x300

Respon (3)

  1. Terimakasih Romo Wens, untuk renungan pagi yang sangat menginspirasi. Salve 🙏🙏🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *