Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Jagalah Dirimu

banner 120x600
banner 468x60

Sabtu, 26 Nopember 2022

Why.22:1-7 ; Luk.21:34-36

banner 325x300

Pekan Biasa XXXIV

RD WENS HERIN

“Jagalah dirimu, jangan sampai hatimu syarat dengan pesta pora dan kemabukan”

(Luk.21:36)

Jagalah dirimu! Ungkapan yang biasa diucapkan saat mengingatkan dan menasehati seseorang. Entah anak, saudara, sahabat, atau orang dekat kita. Ucapan itu membahasakan perhatian juga kekuatiran. Sebab kita tak sudi, melihat orang yang kita kasihi salah melangkah. Atau sesat, lupa diri,  dan terjebak dalam kenikmatan hidup yang menyusahkan diri.

Dalam nada  yang sama, Yesus menasehati kita, “jagalah dirimu, jangan sampai hatimu syarat dengan pesta pora dan kemabukan. Tentu pesta membawa sukacita bagi kehidupan. Tetapi jika berlebihan, kita bisa lupa sesama yang sedang susah. Jika terlalu nenuruti kemauan diri, kita bisa sesuka hati dan berfoya-foya hanya demi kesenangan diri. Bisa juga terjebak dalam “kepentingan-kepentingan duniawi” yang cenderung menyimpang dan membawa kehancuran.

Meski saat ini, kita merasa nyaman dengan semua yang  menyenangkan. Terbiasa dengan semua yang diperoleh dengan cara tak hahal dan manipulatif. Atau semua yang menjamin kesejahteraan hidup kita. Yesus ingatkan, agar kita  tetap waspada dan selektif, agar  tidak terbuai, salah jalan dan disesatkan.

Memang dalam hal apapun, kita mesti “jaga diri”. Mesti waspada dan mawas diri. Agar tidak disesatkan. Tetapi lebih mendasar, kita mesti berjaga-jaga karena tidak tahu misteri “Hari Tuhan”. Tibanya akhir zaman, atau saat kematian, mendatangi kehidupan. Kita tak bisa menyelami dan memastikan kapan “hari itu” tiba. Karena hal itu misteri ditangan Allah.

Maka kita  tak boleh terlena. Hendaknya  tetap bertekun dalam doa. Teguh dalam iman. Setia menuruti kehendak baik Allah. Agar kita “kuat bertahan di hadapan Anak Manusia”, sebagai orang yang dibenarkan dalam pengadilan Illahi.

Tuhan memberkati. SALVE. ***

RD. Wens Herin

banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *