Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Keramahan Modal Merawat Persaudaraan

Ilustrasi
banner 120x600
banner 468x60

Senin, 24 Oktober 2022

Ef.4:32-5:8 ; Luk.13:10-17

banner 325x300

Pekan Biasa XXX

RD WENS HERIN

“Hendaklah kalian bersikap ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih sayang dan saling mengampuni”

(Ef.4:32)

Sejak awal, St. Paolus telah menaruh pengharapan, agar jemaat Kristiastini Efesus tempo itu, dan kita saat ini, senantiasa merawat kasih, keramahan dan persaudaraan. Bercermin dari  Kristus yang telah mencintai kita tanpa syarat. Ia mengasihi yang lemah, sakit dan menderita, dan rela berkorban sampai sehabis-habisnya untuk kita.

Keramah-tamahan adalah modal dalam membangun dan merawat sebuah relasi. Orang yang “ramah-tamah”, ia baik hati dan mudah akrab dalam pergaulan. Murah senyum, sopan dan hormat dalam komunikasih. Punya sikap hospotalitas yang tinggi yang membuat siapapun nyaman jadi sahabat, rekan dan saudara. Ia selalu berbaik sangka dan suka membantu tanpa pamrih.

Energi dari sikap ramah-tamah mampu mengikis kesombongan, ego diri, iri hati, menghapus bara dendam, yang mengganjal dan bakal membunuh kehangatan persaudaraan kita dalam kasih Tuhan.

Joan D. Chittister mengatakan, “keramahtamahan adalah kunci untuk ide baru, teman baru dan kemungkinan baru. Tanpa ketiganya, kita akan terkurung dalam diri sendiri”.

Ya, sikap ramah jadi modal memudahkan segala rencana, kerja dan harapan apapun dalam kehidupan kita.

Tanpa kasih dan keramah-tamahan, tidak akan ada kehangatan, sukacita dan kedamaian, serta prospek baru dalam hidup bersama kita.

Tuhan memberkati. SALVE.***

RD. Wens Herin

banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *