Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Harapan di Kiri dan Kanan Yesus

banner 120x600
banner 468x60
RD WENS HERIN

Senin, 25 Juli 2022

Kor.4:7-15 ; Mat.20-20-28

banner 325x300

Pesta St. Yakobus Rasul

“Berilah perintah supaya kedua anakku ini kelak boleh duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu, seorang di sebelah kiri-Mu” (Mat.20:21)

Seorang ibu tentu mengharapkan yang terbaik bagi anaknya. Itulah maksud yang bisa ditangkap dari permintaan Ibu Zebedeus supaya  kedua anaknya nanti diperkenankan duduk bersama Yesus dalam Kerajaan Allah. Satu di sebelah kiri dan yang lain di sebelah kanan.

Ada dua makna dari permintaan ini, pertama, harapan bahwa kedua anaknya kelak diperkanankan menikmati bahagia kekal di dekat Yesus. Atau yang kedua, seperti dipikirkan kebanyakan orang, kedua anaknya boleh mendapat kedudukan istimewa, terhormat, membanggakan, dekat dengan kekuasaan.

Namun bagi Yesus, tempat di kiri atau kanan, tak perlu diminta. Ia juga tidak berhaknya memberinya. Tetapi jika waktunya tiba, akan dihadiahkan Allah sebagai mahkota bagi  orang yang hidup benar, setia dan teruji militan sebagai hamba di jalan Allah. 

Tempat kiri dan kanan, identik dengan menjadi orang  dekat, terkemuka, jadi orang kepercayaan. Diam-diam kita tentu mengharapkan juga. Namun Yesus mengingatkan, “siapa yang mau jadi besar, hendaklah ia menjadi pelayan, dan siapa yang mau jadi terkemuka, hendaklah ia jadi hamba” (ay. 26-27). Supaya tidak boleh lupa daratan. Bahwa yang dipercaya, sejatinya adalah pelayan. Jangan jadi menara gading, mudah dipandang dengan kagum tetapi tak bisa dijangkau.

Terasa jauh, jadi angkuh dan asing. Yesus ingatkan, menjadi besar dan terkemuka itu anugerah dan panggilan. Maka jalani dengan rendah hati, dekat dengan semua tanpa memilah dan peka terhadap keadaan. Bisa merangkul semua sebagai saudara.

Tempat di kiri atau kanan, bisa juga dimaknai sebagai puncak. Puncak impian, puncak usaha, puncak karier, puncak perjuangan hidup sebagai apapun. Banggalah di puncak, karena telah sabar dan gigih memperjuangkannya mulai dari yang kecil, sederhana, dan bertahap. Bukan karena belaskasih atau kedekatan.

Tuhan memberkati. SALVE. ***

RD. WENS HERIN

banner 325x300

Respon (3)

  1. ” Jalani hidup dengan rendah hati untuk mencapai puncak impian” Amin….trimakasih tuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *