Aksinews.id/Nilo – Peserta didik SMAK Santa Maria Immaculata Adonara, Kabupaten Flores Timur mengikuti kegiatan retret rohani di Rumah Pusat Spiritualitas Pasionis “Mater Sanctae Spei” Nilo, Kabupaten Sikka. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak Kamis hingga Sabtu 29-31 Januari 2026, dihadiri sebanyak 28 peserta didik dengan empat guru pendamping.
Retret rohani ini menjadi kesempatan berharga bagi para peserta didik kelas XII untuk meningkatkan kualitas nilai-nilai kristiani dan spiritualitas agar peserta didik menjadi pribadi yang kuat secara rohani serta mempererat kebersamaan diantara mereka. Mengsung tema pengantar Retret “Allah Sumber Pengharapan Kita” yang dibawakan oleh pater Damas.

Pater Damas menjelaskan bahwa dalam perjalanan rohani kita seringkali merasa terombang-ambing oleh badai kehidupan yang datang, menguji kekuatan iman dan keberanian kita. “Di tengah-tengah tantangan ini, Allah dijadikan sebagai sumber cahaya dan arahan bagi hati yang mencari pengharapan. Pengharapan ini berakar dalam iman yang memberikan kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan hidup. Meskipun dunia penuh ketidakpastian, kita yakin bahwa Tuhan selalu setia pada janji-Nya. Dengan demikian, pengharapan tersebut membawa kedamaian dan sukacita kita dalam kemuliaan bersama Tuhan.,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pater Damas menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan retret ini adalah untuk memahami lebih dalam cinta kasih Tuhan yang terjadi di dalam hidup kita masing-masing, memaknai berkat Tuhan, mendekatkan dengan sesama, lingkungan, semangat pelayanan dan pengorbanan.
Peserta Retret, Maria Tesalonika Barek Frenades mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan retret ini menghantarkan mereka sungguh-sungguh mengalami perjumpaan pribadi dengan Allah. “Sehingga kami menyadari bahwa di tengah kelemahan, kegagalan, dan tantangan hidup, Allah tetap menjadi sumber pengharapan yang sejati,” ujarnya.
“Melalui setiap sesi, doa, refleksi, dan kebersamaan, kiranya hati kami diteguhkan untuk semakin percaya dan berserah penuh kepada-Nya. Semoga retret ini menolong kami untuk melepaskan rasa takut, kecewa, dan putus asa, lalu menggantikannya dengan iman yang baru, hati yang dipulihkan, serta semangat hidup yang diperbarui. Kami berharap setelah retret ini, kami mampu membawa pengharapan itu dalam kehidupan kami sehari-hari, menjadi pribadi yang lebih kuat, penuh kasih, dan menjadi saksi akan kasih dan pengharapan yang berasal dari Allah,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala SMAK Santa maria Immaculata Adonara, RD Anthonius Londa Diaz Yanto. Ia berharap dengan adanya kegiatan retret ini para siswa dapat semakin mengenal diri sendiri, memperdalam nilai-nilai iman dan karakter, serta menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
Retret ini diharapkan menjadi momen refleksi yang membawa perubahan positif dalam sikap, perilaku, dan semangat belajar siswa, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. (Albert Wain)
























