ADVERTISEMENT
Aksinews
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Polkam
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Tim Supervisi PKK Provinsi NTT Perkuat Pembinaan, Edukasi Sosial, dan Pengembangan Program Unggulan Daerah

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Tim Supervisi PKK Provinsi NTT Perkuat Pembinaan, Edukasi Sosial, dan Pengembangan Program Unggulan Daerah

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Ekbis
    • All
    • Gadget
    • Mobile
    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    Asisten I Buka Pelatihan Pengolahan Lahan Kering bagi Purnamigran Indonesia di Lembata, Ini Pesan Bupati Kanis Tuaq

    Asisten I Buka Pelatihan Pengolahan Lahan Kering bagi Purnamigran Indonesia di Lembata, Ini Pesan Bupati Kanis Tuaq

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Tim Supervisi PKK Provinsi NTT Perkuat Pembinaan, Edukasi Sosial, dan Pengembangan Program Unggulan Daerah

    Bupati Lembata Terima Kunjungan Tim Supervisi PKK Provinsi NTT Perkuat Pembinaan, Edukasi Sosial, dan Pengembangan Program Unggulan Daerah

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Ekbis
    • All
    • Gadget
    • Mobile
    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    Asisten I Buka Pelatihan Pengolahan Lahan Kering bagi Purnamigran Indonesia di Lembata, Ini Pesan Bupati Kanis Tuaq

    Asisten I Buka Pelatihan Pengolahan Lahan Kering bagi Purnamigran Indonesia di Lembata, Ini Pesan Bupati Kanis Tuaq

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi
No Result
View All Result
Aksinews
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Headline

Menimbang ‘Oksigen’ Viktor Laiskodat: Mengurai Reduksi Nalar dan Tagihan Solusi Ekologi

aksinews by aksinews
23 Januari 2026
in Headline, OPINI
0
Menimbang ‘Oksigen’ Viktor Laiskodat: Mengurai Reduksi Nalar dan Tagihan Solusi Ekologi
0
SHARES
316
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Oleh Arnoldus Janssen Ledo

Ilusi Oksigen di Panggung Politik

Pada perayaan HUT ke-67 Provinsi NTT, Desember 2025 lalu, masyarakat kita mendapatkan sebuah “kado intelektual” yang cukup mengkerutkan dahi. Dalam sebuah diskusi publik di kota Kupang, bapak Viktor Laiskodat memberikan orasi yang cukup provokatif. Beliau menegaskan bahwa sebutan hutan sebagai paru-paru dunia adalah pernyataan yang keliru. Juaranya adalah laut, lewat plankton dan alganya. Bahkan juga terselip logika yang cukup menggelitik: makin banyak es kutub mencair dan meluasnya laut, berpengaruh pada limpahnya oksigen. Pernyataan ini mengandung optimisme berlimpah, namun saya justru didera kebingungan: Sejak kapan tugas utama seorang pejabat publik beralih menjadi guru biologi dadakan yang menawarkan teori ‘penyejuk hati’ di tengah gerahnya krisis iklim? Dan yang lebih penting, apakah benar paru-paru bumi sedang baik-baik saja hanya karena laut kita masih luas?

ADVERTISEMENT

Sebagai mahasiswa yang masih rutin menyetor dahi di meja kuliah, saya sempat termenung mendengar “kuliah umum” dari panggung politik tersebut. Secara teknis, bapak Viktor tidak sepenuhnya keliru soal kehebatan fitoplankton—mereka memang pahlawan oksigen yang sunyi di kedalaman Samudra dan luasnya lautan. Namun, menyimpulkan bahwa mencairnya es kutub adalah berkah oksigen, ibarat pasca sarjana dengan gaji di bawah UMR merasa makin kaya hanya karena ukuran dompetnya makin luas. Benar ukuran dompetnya luas tapi daya belinya tentu saja hangus. Berbagai literatur ekologi global menegaskan bahwa kenaikan suhu global yang mencairkan es kutub justru memicu pengasaman laut (ocean acidification). Kondisi ini bukan membuat plankton berpesta, melainkan mati massal. Jadi laut boleh makin lebar, tapi ‘pabrik’ oksigennya malah terbakar. Di sinilah letak Reduksi Kerangka Berpikir itu: Pak Viktor menawarkan ‘kulit’ sains tanpa isinya, sebuah kemasan intelektual yang terlihat mewah namun isinya justru menormalisasi bencana.

Membedah Sesat Pikir dan Reduksi Nalar

Kita tidak sedang mencari siapa yang paling benar antara hutan dan laut di buku biologi. Persoalan sesungguhnya Adalah ketika penguasa menggunakan sains setengah matang untuk membius kritik masyarakat dan memuaskan dahaga solusi konstruktif krisis lingkungan. Ini bukan soal plankton, ini soal bagaimana pemerintah ‘mencuci tangan’ dari tanggung jawab perlindungan hutan dengan mengalihkan pandangan ke luasnya lautan.

Namun, hal yang jauh lebih mengkhawatirkan daripada salah kutip teori biologi adalah gejala reduksi kerangka berpikir dalam komunikasi pemerintah kita. Kita seperti melihat tren di mana kritik sosial-ekologi masyarakat bukan lagi diterima sebagai masukan kebijakan, melainkan dianggap sebagai serangan ‘udara’ yang harus segera dibalas dengan narasi tandingan atau antithesis. Kita tentu belum lupa bagaimana narasi ‘Indonesia Gelap’ dipaksa bungkam oleh kampanye ‘Indonesia Cerah’. Kini, kritik terhadap gundulnya hutan dibalas dengan ‘Kuliah Plankton’.

Menagih Solusi Bukan Narasi

Poin penting yang harus kita pegang adalah bahwa rakyat sama sekali tidak butuh orator ‘pemenang debat’ di podium atau media sosial. Memberi pemahaman sains atau sosialisasi fakta ilmiah biarlah menjadi tugas utama institusi Pendidikan, tugas dosen di kampus, dan guru di sekolah yang gajinya kian hari terkikis seperti abrasi pantai penghasil oksigen. Tugas pemerintah itu konkret: membalas kritik dengan mediasi dan kebijakan yang berpihak pada kelestarian. Ketika penguasa lebih sibuk memoles diksi daripada memulihkan ekosistem, kita sebenarnya sedang menonton upaya halus normalisasi kerusakan dengan bungkusan retorika yang terdengar indah.

Bagi kita di bumi FLOBAMORA, perdebatan soal siapa penyumbang oksigen nomor satu dunia, terasa sangat mewah sekaligus ironis. Sebab bagi masyarakat di pelosok Timor, Flores, hingga Sumba, hutan bukan sekedar deretan angka dalam jurnal ilmiah. Hutan adalah ‘Ina’ yang menjaga rahim mata air. Ketika hutan dibabat atas nama pembangunan atau diabaikan sebagai “orang ketiga”, tidak ada plankton di laut manapun yang bisa mengalirkan air minum ke sumur-sumur rakyat yang kekeringan. Pengalaman pahit Badai Seroja seharusnya sudah cukup menjadi guru yang kejam bahwa alam tidak butuh narasi tandingan; alam butuh perlindungan nyata.

Dari Rahim Hutan ke Pertobatan Kebijakan

Pemerintah saat ini mestinya sadar bahwa pertobatan ekologis adalah sesuatu yang mutlak. Ia tidak bisa dimulai dari retorika yang menyesatkan, melainkan dari keberanian mengakui bahwa kebijakan kita sedang tidak baik-baik saja. Menjawab dahaga kritik masyarakat dengan solusi konstruktif, penegakan hukum bagi pembalak, restorasi hutan yang jujur, serta mediasi yang menghargai nalar publik adalah keharusan.

Kita tidak butuh pemimpin yang sibuk mengajari cara bernapas di tengah hutan yang gundul. Kita butuh pemimpin yang memastikan bahwa napas itu tetap ada untuk alam di masa depan. Sudah saatnya berhenti berbalas pantun narasi. Pada akhirnya oksigen sebanyak apapun tidak akan berguna jika kita sudah tenggelam dalam keangkuhan logika sendiri.

Penutup

Pada akhirnya, publik tidak sedang menanti siapa yang akan memenangkan mendali emas dalam olimpiade debat biologi, tentang apa yang paling menghasilkan oksigen. Kita hanya sedang menagih kejujuran. Narasi bahwa laut akan menyelamatkan kita saat hutan luluh lantak bukan hanya sesat secara sains, tetapi juga cacat secara moral.

ADVERTISEMENT

Tugas pemerintah sebagai pemangku kebijakan bukan memoles kerusakan dengan diksi-diksi yang menyenangkan, tapi mengambil langkah berani untuk “bertobat”. Kita butuh solusi dan aksi, bukan narasi. Jika pemerintah selalu bersembunyi di balik retorika ‘plankton’ saat bumi sedang terbakar, maka kita akan bergerak menuju titik yang pasti: sebuah masa di mana oksigen melimpah di udara, namun kita sudah mati karena kehilangan nalar dan sumber kehidupan di tanah sendiri.

Sudah saatnya kita bertransformasi dari sekadar bertanding narasi menuju pertobatan kebijakan yang nyata. Sebab bagi generasi kami, oksigen terbaik adalah kebijakan yang jujur dan lingkungan yang tetap terjaga, dengan pemangku kebijakan yang cukup rendah hati untuk mengakui kerusakan dan cukup berani untuk memperbaikinya. (*)

Penulis: Arnoldus Janssen Ledo Peurapeq adalah pemuda asal Kabupaten Lembata, NTT, yang kini menempuh pendidikan Semester 6 di Program Studi Sastra Inggris, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Menaruh minat pada kepenulisan serta analisis wacana kritis terhadap dinamika sosial dan kelestarian lingkungan sejak duduk di bangku Seminari Menengah San Dominggo Hokeng. Dia juga aktif sebagai jurnalis dan menjadi ketua Unit Kegiatan Program Studi (UKPS) INTEGRITY yang bergerak di bidang jurnalisme dan kepenulisan bahasa Inggris untuk jurusan Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma. Dapat dihubungi melalui arnoldusjnssn07@gmail.com.

Tags: ekologiiklimLaiskodatSolusi
Previous Post

ICA-CEPA dan Pembentukan Strategi Middle Power Indonesia di Amerika Utara

aksinews

aksinews

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 139 Followers
  • 207k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemerintah Segera Buka Tes CPNS 2023 dan PPPK Besar-Besaran, Ini Tahapan Proses Seleksi

Pemerintah Segera Buka Tes CPNS 2023 dan PPPK Besar-Besaran, Ini Tahapan Proses Seleksi

13 Maret 2023
Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

5 Mei 2021
Pembunuhan Sadis Di Komak, Penggal Kepala Korban Disaksikan Istri dan Anaknya

Pembunuhan Sadis Di Komak, Penggal Kepala Korban Disaksikan Istri dan Anaknya

28 Oktober 2021
Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

1 Februari 2023
Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

18
Sejumput Cinta dari Kota Pancasila untuk Lomblen Mania

Sejumput Cinta dari Kota Pancasila untuk Lomblen Mania

13
Bank Indonesia Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa, Dibuka Pendaftaran Hingga 10 Maret 2023

Bank Indonesia Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa, Dibuka Pendaftaran Hingga 10 Maret 2023

13
Surat Cinta Pater Kopong untuk Ustad Abdul Somad Soal Valentine Day

Surat Cinta Pater Kopong untuk Ustad Abdul Somad Soal Valentine Day

10
Menimbang ‘Oksigen’ Viktor Laiskodat: Mengurai Reduksi Nalar dan Tagihan Solusi Ekologi

Menimbang ‘Oksigen’ Viktor Laiskodat: Mengurai Reduksi Nalar dan Tagihan Solusi Ekologi

23 Januari 2026
ICA-CEPA dan Pembentukan Strategi Middle Power Indonesia di Amerika Utara

ICA-CEPA dan Pembentukan Strategi Middle Power Indonesia di Amerika Utara

23 Januari 2026
Siswa SMAK Santa Maria Immaculata Adonara Jadi Peneliti Muda, Tampilkan Karya Tulis  Ilmiah yang Menginspirasi

Siswa SMAK Santa Maria Immaculata Adonara Jadi Peneliti Muda, Tampilkan Karya Tulis  Ilmiah yang Menginspirasi

22 Januari 2026
Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

22 Desember 2025

Recent News

Menimbang ‘Oksigen’ Viktor Laiskodat: Mengurai Reduksi Nalar dan Tagihan Solusi Ekologi

Menimbang ‘Oksigen’ Viktor Laiskodat: Mengurai Reduksi Nalar dan Tagihan Solusi Ekologi

23 Januari 2026
ICA-CEPA dan Pembentukan Strategi Middle Power Indonesia di Amerika Utara

ICA-CEPA dan Pembentukan Strategi Middle Power Indonesia di Amerika Utara

23 Januari 2026
Siswa SMAK Santa Maria Immaculata Adonara Jadi Peneliti Muda, Tampilkan Karya Tulis  Ilmiah yang Menginspirasi

Siswa SMAK Santa Maria Immaculata Adonara Jadi Peneliti Muda, Tampilkan Karya Tulis  Ilmiah yang Menginspirasi

22 Januari 2026
Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

Berlawanan Arah Kasus Prada Lucky: PH Terdakwa Minta Bebas, PH Keluarga Lucky Minta Hukuman Mati

22 Desember 2025
ADVERTISEMENT

Follow Us

Browse by Category

  • Business
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Fashion
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • OPINI
  • Politics
  • Polkam
  • REDAKSI
  • Sapa Firman Pagi
  • Science
  • SPORT
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

Menimbang ‘Oksigen’ Viktor Laiskodat: Mengurai Reduksi Nalar dan Tagihan Solusi Ekologi

Menimbang ‘Oksigen’ Viktor Laiskodat: Mengurai Reduksi Nalar dan Tagihan Solusi Ekologi

23 Januari 2026
ICA-CEPA dan Pembentukan Strategi Middle Power Indonesia di Amerika Utara

ICA-CEPA dan Pembentukan Strategi Middle Power Indonesia di Amerika Utara

23 Januari 2026
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi

Copyright @ 2020 aksinews.id All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi

Copyright @ 2020 aksinews.id All right reserved