Aksinews.id/Waiwerang — Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Santa Maria Immaculata Adonara, Kabupaten Flores Timur, kembali menunjukkan komitmen dalam dunia pendidikan melalui Sidang Ujian Karya Tulis Ilmiah, Kamis 22 Januari 2026. Sebanyak 29 karya tulis ilmiah siswa kelas XII disidangkan dihadapan para dewan guru.
Ujian ini menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan riset, analisis, dan kreativitas mereka. Berbagai penelitian menarik yang dipaparkan para siswa dalam ujian kali ini. mengusung tema-tema penting seperti pada Bidang Pendidikan, Keshatan, Keagamaan, Sosial Budaya hingga Pelestarian Lingkungan.

Kepala SMAK Santa Maria Immaculata Adonara RD. Anthonius Londa Diaz Yanto menegaskan bahawa ujian KTI menjadi bukti nyata bahwa Sekolah Menengah Agama Katolik Santa Maria Immaculata Adonara telah mengembangakan potensi siswa dalam kegiatan literasi. Dengan literasi kita dapat berperan penting dalam meningkatkan kualitas kemampuan dalam berpikir kritis, analitis serta mampu berkomunikasi yang efektif. Saat ini sekolah terus berupaya memberikan perhatian yang lebih besar pada pengembangan literasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Peserta ujian Maria Surat Waiplatin “menyatakan bahawa dengan adanya kegiatan ujian Karya Tulis Ilmiah dapat memberikan kami kemampuan dalam membaca, menulis, dan memahami kehidupan sehari-hari. Selain itu juga memeberikan informasi secara efektif, mengambil keputusan yang tepat dan berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan sosial.
RD. Anthonius Londa Diaz Yanto berharap bahawa kegiatan penulisan karya ilmiah ini dapat menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis. Melalui karya ilmiah, diharapkan budaya literasi dan penelitian di lingkungan sekolah dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Penulisan karya ilmiah juga diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme peserta didik untuk lebih peka terhadap permasalahan di sekitar mereka, sehingga mampu menghasilkan gagasan dan solusi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
“Akhirnya, saya berharap karya-karya ilmiah yang dihasilkan tidak hanya menjadi pemenuhan tugas akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran dan kemajuan sekolah,” ujarnya. (Albert Wain)
























