<amp-auto-ads type="adsense"         data-ad-client="ca-pub-7783334098685297"> </amp-auto-ads> <amp-auto-ads type="adsense"         data-ad-client="ca-pub-7783334098685297"> </amp-auto-ads> <amp-auto-ads type="adsense"         data-ad-client="ca-pub-7783334098685297"> </amp-auto-ads>
ADVERTISEMENT
Aksinews
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Polkam
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Ketua Komite SDK Nuba Lamatuka Sesalkan Upaya “Paksa” Tukar Nama Sekolah; Adi Lasar: Sebaiknya Bupati Turun Langsung!

    Ketua Komite SDK Nuba Lamatuka Sesalkan Upaya “Paksa” Tukar Nama Sekolah; Adi Lasar: Sebaiknya Bupati Turun Langsung!

    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Ekbis
    • All
    • Gadget
    • Mobile
    Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

    Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Ketua Komite SDK Nuba Lamatuka Sesalkan Upaya “Paksa” Tukar Nama Sekolah; Adi Lasar: Sebaiknya Bupati Turun Langsung!

    Ketua Komite SDK Nuba Lamatuka Sesalkan Upaya “Paksa” Tukar Nama Sekolah; Adi Lasar: Sebaiknya Bupati Turun Langsung!

    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Hibahkan Lahan 9 Ha ke Kemensos RI, Pemkab Pastikan Sekolah Rakyat Segera  Hadir di Lembata

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    Bertekad Bongkar Narasi Sepihak, FRONTAL Dukung Sikap Enam Uskup Provinsi Gerejawi Ende

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    FRONTAL Deklarasikan Diri di Hari HAM, Advokasi Penolakan Geothermal Lembata

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    Buka MAPERTA dan KONFERCAB I, Winston Rondo Tegaskan GAMKI Lembata Kecil tapi Jembatan bukan Tembok

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Ekbis
    • All
    • Gadget
    • Mobile
    Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

    Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Bupati Lembata: Diaspora Adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan, dan Hasil Laut NTT

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    Kongres Advokat Indonesia DPC Lembata dan Flotim Buka Posko Pengaduan Hukum bagi Pelaku UMKM di Kota Lewoleba

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    ADVERTORIAL: Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    Wabup Nasir Tinjau Tiga Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    RUU Dakep Segera Disahkan, Bupati Lembata Desak Reformasi Dana Transfer dan Penguatan Dana Afirmasi untuk Keadilan Fiskal

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi
No Result
View All Result
Aksinews
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home OPINI

‘Pohon Durian’ dan Indonesia yang Beradab (Sebuah Selingan di Bulan Bahasa Oktober 2023)

aksinews by aksinews
14 Oktober 2023
in OPINI
0
‘Pohon Durian’ dan Indonesia yang Beradab (Sebuah Selingan di Bulan Bahasa Oktober 2023)
0
SHARES
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Oleh: Anselmus DW Atasoge

Staf Pengajar pada Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende

Y. B. Mangunwijaya yang empunya sebuah kisah yang diberi judul ‘Pohon Durian Kek Kopral’ mengawali kisahnya dengan menarasikan seekor anak domba yang menjadi korban tragedi durian. Anak domba mati tertindih buah durian. Atas kejadian ini, Sang Kakek yang empunya pohon durian marah kepada Ari lantaran buah durian yang sudah matang itu tak segera dipetiknya.

ADVERTISEMENT

Tentang pohon durian ini, Sang Ibu, salah seorang tokoh dalam kisah ini, pernah menganjurkan agar segera ditebang dan kayunya bisa dijual daripada terus-terusan menyebabkan kecelakaan dan mengancam kehidupan. Namun, dengan tegas Sang Kakek menolaknya. Penolakan Sang Kakek tidak membuat Sang Ibu berhenti berjuang untuk ‘meniadakan’ eksistensi pohon tersebut atau sekurang-kurangnya ‘menghilangkan’ efek buruk yang ditimbulkan pohon durian itu. Sang Ibu mengajukan sebuah alternatif baru sekedar usaha meminimalkan jumlah kecelakaan yang disebabkan oleh pohon durian itu. Jika tak mau ditebang, beliau menganjurkan agar pohon durian itu diusahakan untuk tidak berbuah lagi. Dukun harus segera dipanggil. Juga kalau boleh sekalian dengan paranormal.

Sang Kakek sendiri punya tawaran lain: pohon yang ditanam oleh teman seperjuangannya itu tidak boleh dibuat tidak berbuah. Ia harus tetap berbuah sekalipun buah yang dihasilkan adalah bukan buah durian. Sampai pada sebuah titian, Sang Kakek menyadari ketidaklogisan tawarannya; mana mungkin pohon durian yang seharusnya berbuah durian dipaksa untuk berbuah mangga, kelengkeng, pisang atau sawo.  Pohon durian yang menciptakan kecelakaan itu akhirnya ditebang juga.

Pohon durian adalah simbol ruang dan waktu dari perjalanan sejarah yang telah memberi makna bagi manusia yang dilingkupinya. Tepatnya, pohon durian adalah sebuah pohon sejarah yang penuh dengan cerita historis yang memberi latar belakang bagi jiwa-jiwa yang bernaung di bawahnya. Jiwa-jiwa ini adalah mereka yang dalam keseharian hidupnya menikmati suapan buah pohon sejarah. Pohon sejarah ini menghidupkan dan mengembangkan jiwa-jiwa dan pada gilirannya jiwa-jiwa kembali memeliharanya. Pada tataran ini pohon sejarah ini membawa jiwa-jiwa kepada pemahaman yang integral tentang sejarah hidupnya masing-masing.

Pada tataran lain pohon sejarah juga mengandung kontradiksi eksistensinya dalam perjalanan hidup manusia. Di satu pihak, ia menghasilkan buah-buahan yang memberi kenikmatan bagi manusia. Di pihak lain, aroma buruknya memuakkan rasa manusia yang menciumnya. Lebih dari itu, pohon ini memiliki potensi menghadirkan kecenderungan yang mematikan kehidupan. Buah pohon sejarah menjadi bumerang yang memerangi manusia yang dinaunginya. Inilah gambaran umum seluruh model pohon sejarah dunia, baik itu pohon sejarah bangsa, agama, suku, ras, lapisan sosial, maupun sejarah masing-masing pribadi yang memiliki dua makna yang berbeda tetapi tetap melekat satu yakni menghidupkan dan mematikan (Bdk. Ashutosh Varshney, Rizal Panggabean dan Mohammad Zulfan, 2004; Linell E. Cady dan Sheldon W. Simon,, 2007; Gerry van Klinken, 2007; Asvi Warman Adam, 2008).

Sebagai yang menghidupkan dan mematikan sejarah ‘Pohon Durian Kek Kopral’ adalah sebuah evaluasi kritis atas kemanusiaan. Dalam konteks ini Mangunwijaya menghadirkan sebuah misi kemanusiaan  untuk mengevaluasi dua sisi sejarah yang pernah, sedang dan akan terjadi dalam derap langkah kemanusiaan dalam Pohon Durian Kek Kopral-nya.

Sejarah yang ditanam, hidup dan berkembang pada masa lalu adalah buah-buah nilai, norma dan orde-orde pada masa lalu. Manusia-manusia yang bernaung di bawahnya hidup dan terbentuk oleh nilai, norma dan sistem zaman tersebut. Kebaikan dan kebenaran diparameter oleh nilai, norma dan sistem tersebut. Semuanya dipercaya sebagai pembangun kemanusiaan dan pendukung keberlangsungan sejarah itu sendiri.

Namun, ketika sejarah masa lalu yang menganut sistem nilai dan norma tersebut berhadapan dengan perubahan zaman yang mempunyai sistem nilai dan norma yang baru terjadilah konfrontasi yang dapat melahirkan apa yang disebut sebagai evolusi dan revolusi. Dalam konfrontasi ini nilai-nilai lama bisa direlatifkan  bahkan dinilai menyudutkan martabat luhur manusia. Nilai-nilai lama yang dikarakteristik oleh semangat imperialisme, kolonialisme, paternalisme-bapakisme  dipinggirkan oleh nilai-nilai baru. Pada saat yang sama bersemi nilai dan norma baru seperti demokratisasi,  peradaban politik atau politik yang etis (A. Heuken, dkk, 1983; Franz Magnis-Suseno, 1987; Kartini Kartono, 1996).

Sejarah lama telah banyak menghancurkan dunia dan memposisikan manusia di bawah horison martabatnya sendiri. Sebagai contoh bisa disebutkan peristiwa pembantaian etnis Yahudi di Auschwitz oleh Hitler, pembantaian massal di Dili, perang di Timur Tengah, terorisme dan peperangan-peperangan yang menyebabkan kerugian-kerugian besar baik jiwa maupun materi. Sejarah internasional menyuguhkan banyak bukti tentang perang antar-bangsa yang berbeda agama maupun perang antar-bangsa yang memeluk agama yang sama. Dengan memperhatikan fenomena peperangan di abad ke-20, ada sementara orang menamakan abad ini dengan sebutan “abad perang total”: Korban perang pesat jumlahnya; penggunaan teknologi (pembasmi kehidupan, bukan saja sasaran perang melainkan juga ‘jiwa manusia lain_sipil dan juga tumbuhan, hewan, lingkungan’); dan terorisme (Chaiwat Satha-Anand, 2015).

Nilai-nilai baru kini menggulirkan babak baru ziarah pemanusiaan manusia. Dalam babak baru ini, nilai dan norma baru dihidupkan. Kebaikan dan kebenaran baru dimunculkan dengan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip universalnya yakni memandang luhur martabat manusia dan berusaha memanusiakan manusia. Inilah tujuan dari sejarah kemanusiaan (Bdk. Brett G. Scharffs, 2016).

Kek Kopral adalah pribadi yang hidup dalam sejarah masa lalu. Ia amat mengagung-agungkan dan membangga-banggakan sejarah masa lalunya. Namun, ketika ia hidup dalam sejarah masa kini, konsep pemikirannya masih amat terpaut dengan makna sejarah kolonialis yang dalam sejarah terbukti memporak-porandakan kemanusiaan manusia. Mempertahankan  status quo dan kemapanan adalah ciri khas konsep kolonialis.

Namun, apa yang terjadi ketika fakta dan data membeberkan  kepada Kek Kopral  sebuah sejarah status quo yang penuh stigma hitam yang memuakkan bahkan mematikan? Kek Kopral tidak menerima fakta dan data ini. Ia berusaha membangun mekanisme bela diri berbekalkan pengalaman sejarahnya. Ia tetap mempertahankan konsep sejarahnya dan mempersalahkan fakta dan data sejarah kini yang nota bene kritis, transformatif dan reformis. Meskipun fakta dan data membuat dia kalah, namun ia  tetap mempertahankan konsep sejarahnya dengan argumen barunya yang kelihatannya tidak rasional, yakni pohon sejarah lama harus tetap berdiri sebab darinya akan lahir buah-buahan  dari jenis lain, buah yang bukan merupakan hasil dari pohon sejarah tersebut.

Kek Kopral sepertinya mewakili gambaran pribadi yang mencintai budaya yang mapan yakni mengagungkan sejarah lama yang telah melahirkan dan menyimpan semangat destruktif,  tetapi yang disinyalir oleh manusia zamannya  sebagai yang  telah membuahkan buah-buah yang baik. Inilah pula sebuah ironi yang bertentangan dengan konsep umum kebaikan dan kejahatan, bahwa sudah pasti kejahatan bersinggungan dengan keburukan dan hampir pasti kejahatan tidak dapat melahirkan kebaikan (Bdk. Mudji Sutrisno, 2014).

Mengarungi dan masuk ke kedalaman ‘Pohon Durian Kek Kopral’ pembaca akan menjumpai idealisme kemanusiaan itu sembari membangun mimpi tentang peradaban kemanusiaan Indonesia yang lebih baik dari sekarang.***

Tags: KopralMangunwijayapohonsejarah
Previous Post

Rakor Pengelolaan Kehumasan Pengawas Pemilu Lembata; Alwan Ola : Publikasi Jadi Penentu Suksesnya Pemilu !

Next Post

Silvester Hurint, Zaenal Boli, Pion Ratuloly Jadi Juri Lomba Musikalisasi Puisi di Boru –  Wulanggitang

aksinews

aksinews

Next Post
Silvester Hurint, Zaenal Boli, Pion Ratuloly Jadi Juri Lomba Musikalisasi Puisi di Boru –  Wulanggitang

Silvester Hurint, Zaenal Boli, Pion Ratuloly Jadi Juri Lomba Musikalisasi Puisi di Boru -  Wulanggitang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 138 Followers
  • 207k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemerintah Segera Buka Tes CPNS 2023 dan PPPK Besar-Besaran, Ini Tahapan Proses Seleksi

Pemerintah Segera Buka Tes CPNS 2023 dan PPPK Besar-Besaran, Ini Tahapan Proses Seleksi

13 Maret 2023
Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

5 Mei 2021
Pembunuhan Sadis Di Komak, Penggal Kepala Korban Disaksikan Istri dan Anaknya

Pembunuhan Sadis Di Komak, Penggal Kepala Korban Disaksikan Istri dan Anaknya

28 Oktober 2021
Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

1 Februari 2023
Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

18
Sejumput Cinta dari Kota Pancasila untuk Lomblen Mania

Sejumput Cinta dari Kota Pancasila untuk Lomblen Mania

13
Bank Indonesia Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa, Dibuka Pendaftaran Hingga 10 Maret 2023

Bank Indonesia Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa, Dibuka Pendaftaran Hingga 10 Maret 2023

13
Surat Cinta Pater Kopong untuk Ustad Abdul Somad Soal Valentine Day

Surat Cinta Pater Kopong untuk Ustad Abdul Somad Soal Valentine Day

10
Hadiri Tahbisan Uskup Larantuka, Bupati Lembata: Kami Percaya Dibawah Mgr Hans Monteiro Keuskupan Larantuka akan Semakin Bertumbuh!

Hadiri Tahbisan Uskup Larantuka, Bupati Lembata: Kami Percaya Dibawah Mgr Hans Monteiro Keuskupan Larantuka akan Semakin Bertumbuh!

12 Februari 2026
Homili Mgr Budi Kleden, SVD dalam Tahbisan Uskup Mgr Yohanes Hans Monteiro di Larantuka : No Bale Nagi!

Homili Mgr Budi Kleden, SVD dalam Tahbisan Uskup Mgr Yohanes Hans Monteiro di Larantuka : No Bale Nagi!

12 Februari 2026
Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

10 Februari 2026
Max Havelaar dan Kita

Max Havelaar dan Kita

10 Februari 2026

Recent News

Hadiri Tahbisan Uskup Larantuka, Bupati Lembata: Kami Percaya Dibawah Mgr Hans Monteiro Keuskupan Larantuka akan Semakin Bertumbuh!

Hadiri Tahbisan Uskup Larantuka, Bupati Lembata: Kami Percaya Dibawah Mgr Hans Monteiro Keuskupan Larantuka akan Semakin Bertumbuh!

12 Februari 2026
Homili Mgr Budi Kleden, SVD dalam Tahbisan Uskup Mgr Yohanes Hans Monteiro di Larantuka : No Bale Nagi!

Homili Mgr Budi Kleden, SVD dalam Tahbisan Uskup Mgr Yohanes Hans Monteiro di Larantuka : No Bale Nagi!

12 Februari 2026
Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

Gelar Rapat dengan Pimpinan Bank di Lembata, Bupati Kanis Dorong Optimalisasi KUR

10 Februari 2026
Max Havelaar dan Kita

Max Havelaar dan Kita

10 Februari 2026
ADVERTISEMENT

Follow Us

Browse by Category

  • Business
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Fashion
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • OPINI
  • Politics
  • Polkam
  • REDAKSI
  • Sapa Firman Pagi
  • Science
  • SPORT
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

Hadiri Tahbisan Uskup Larantuka, Bupati Lembata: Kami Percaya Dibawah Mgr Hans Monteiro Keuskupan Larantuka akan Semakin Bertumbuh!

Hadiri Tahbisan Uskup Larantuka, Bupati Lembata: Kami Percaya Dibawah Mgr Hans Monteiro Keuskupan Larantuka akan Semakin Bertumbuh!

12 Februari 2026
Homili Mgr Budi Kleden, SVD dalam Tahbisan Uskup Mgr Yohanes Hans Monteiro di Larantuka : No Bale Nagi!

Homili Mgr Budi Kleden, SVD dalam Tahbisan Uskup Mgr Yohanes Hans Monteiro di Larantuka : No Bale Nagi!

12 Februari 2026
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi

Copyright @ 2020 aksinews.id All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi

Copyright @ 2020 aksinews.id All right reserved