Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

Bocah SFA dan ibunya saat mengadu ke Polsek Boru.
banner 120x600
banner 468x60

Aksinews.id/Boru – Aksi penculikan anak merambah ke Flores? Entahlah. Tapi, seorang bocah berusia 7 tahun, siswi SD Inpres Klobong, Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Rabu (1/2/2023), nyaris jadi korban ‘penculikan’ orang tak dikenal.

Ceritanya begini, seseorang yang diduga laki-laki mengendarai sepeda motor, mengenakan helm, dan memakai masker yang menutupi bagian mulut hingga hidungnya. Ia datang ke depan SD Inpres Klobong sekitar pukul 10.30 Wita, saat anak-anak kelas 1 pulang sekolah.

banner 325x300
SFA bersama ibunya saat mengadu ke Polsek Boru, Rabu petang.

Ia langsung menyapa SFA, putri pemilik warung ‘Boru Indah’, dan mengajaknya untuk diantar pulang. Dia bahkan menawari sang bocah uang Rp.10 ribu. Tapi sang bocah SFA menolak.

Ya, “Sewaktu mau pulang, ada seseorang panggil dia bilang mamanya suruh jemput. Ia juga mau diberi uang 10.000. Tapi anak itu juga pintar, ia tanya balik, ‘bapa dan  mama saya nama siapa?’,” kata Kapolsek Antonius Ile Lebuan, kepada aksinews.id, Rabu malam.

Informasi ini sempat viral di sejumlah grup WhatsApp. Ada yang bahkan mengutip imbauan dari kepala sekolah SDI Klobong, Emanuel Ola Sanga. Tapi, ada pula yang menyebut informasi ini bohong alias hoax.

Namun, menurut Kapolsek, SFA bersama ibunya baru melaporkan masalah ini ke Polsek Boru sekitar pukul 15.00 Wita. Dari laporan korban bersama ibunya, jelas Kapolsek, pelaku memakai celana jeans hitam dan menggunakan masker penutup hidung.

“Anak itu sempat lari. Dia mau raih tas anak itu tapi terlepas. Sehingga anak itu bisa loloskan diri,” papaar Kapolsek Lebuan lebih jauh.

Kapolsek Lebuan mengatakan bahwa pihaknya akan menelusuri kasus yang menimpa anak SD tersebut. Masih belum diketahui siapa pelaku dan apa motivasinya berusaha menjemput SFA.

Selain itu, Kapolsek juga akan memerintahkan para anggota kepolisian agar tetap berjaga setiap jam pulang sekolah. Ini dipandang perlu dilakukan guna mengantisipasi akibat dari kejadian yang tidak diinginkan.

Ya, “Saya sampaikan kepada anggota (Polsek Boru) agar setiap jam (pulang) sekolah kita patroli,” katanya. (AN-02)

banner 325x300

Respon (2)

  1. Isu ini merebak luas dan meresahkan publik. Kalau negara tidak bersikap, mungkin ini mainannya negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *