Kritis & Terpercaya
Beli Tema IniIndeks
banner 728x250

Dari Gedung Bocor ke Harapan Baru, Bupati Lembata Letakkan Batu Pertama TK Santu Yoseph Ile Kimok

banner 120x600
banner 468x60

Aksinews.id/Ile Kimok – Suasana penuh syukur dan harapan menyelimuti Desa Ile Kimok, Kecamatan Atadei, saat Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, bersama masyarakat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung TK St. Yoseph Ile Kimok, Senin (6/7/2026).

Momentum ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan panjang lembaga pendidikan anak usia dini tersebut yang selama lebih dari dua dekade berjuang menghadirkan ruang belajar yang layak bagi anak-anak desa.

banner 325x300

Usai prosesi peletakan batu pertama, Bupati bersama masyarakat turut melakukan pengecoran perdana sebagai simbol dimulainya pembangunan. Kegiatan ini dihadiri pimpinan OPD teknis, Camat Atadei, Kepala Desa Ile Kimok, tokoh adat, para guru, serta masyarakat setempat.

Bagi keluarga besar TK St. Yoseph Ile Kimok, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik. Di balik berdirinya gedung baru nanti, tersimpan kisah panjang perjuangan para perempuan desa yang pada tahun 2003 menggagas pendirian sekolah karena prihatin melihat banyak anak usia dini yang belum mendapatkan layanan pendidikan yang memadai.

Selama bertahun-tahun, kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam kondisi serba terbatas. Anak-anak belajar di bangunan tua dengan lantai tanah dan atap yang bocor. Bahkan ketika hujan deras turun, air masuk ke dalam ruang kelas hingga menimbulkan kekhawatiran bagi keselamatan para murid.

Kepala TK St. Yoseph Ile Kimok, Maria Pogon, A.Ma, mengenang perjalanan panjang tersebut dengan penuh haru. Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk mendapatkan lokasi dan bantuan pembangunan yang layak. Sejumlah proposal diajukan, berbagai dokumen dipersiapkan, hingga rekaman kondisi pembelajaran yang memprihatinkan dikirim ke berbagai pihak sebagai bentuk ikhtiar mendapatkan perhatian.

“Banyak kali kami mengalami kekecewaan, tetapi tidak pernah berhenti berharap. Yang kami perjuangkan adalah masa depan anak-anak kami agar mereka bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil pada tahun 2026 melalui Program Revitalisasi Pembangunan Gedung TK St. Yoseph Ile Kimok dengan total anggaran sebesar Rp691.055.000. Program tersebut mencakup pembangunan dua ruang kelas baru lengkap dengan perabot, satu unit toilet beserta fasilitas sanitasi, serta area bermain yang dilengkapi alat permainan edukatif (APE). Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender.

Dalam sambutannya, Bupati Petrus Kanisius Tuaq menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi Lembata.

“Revitalisasi Gedung TK St. Yoseph Ile Kimok bukan sekadar pembangunan fisik sebuah gedung, tetapi investasi bagi masa depan anak-anak kita. Dengan fasilitas yang lebih baik, proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal sehingga melahirkan generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, serta memiliki nilai iman, moral, dan budaya yang kuat,” kata Bupati.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang ditetapkan.

Kini, harapan baru tumbuh di atas tanah yang selama ini diperjuangkan bersama. Setelah 23 tahun berdiri dan telah meluluskan lebih dari 600 anak—bahkan sebagian telah menyelesaikan pendidikan tinggi dan menyandang gelar sarjana—TK St. Yoseph Ile Kimok akhirnya memiliki kesempatan untuk berkembang dengan fasilitas yang lebih layak. Bagi masyarakat Ile Kimok, peletakan batu pertama ini bukan hanya awal pembangunan sebuah gedung sekolah. Lebih dari itu, ini adalah jawaban atas doa, kerja keras, dan ketekunan panjang sebuah komunitas yang percaya bahwa pendidikan adalah jalan terbaik untuk mengubah masa depan anak-anak mereka. (ProkompimPemkabLembata)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *