Aksinews.id/Lewoleba – Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, secara resmi melepas 53 calon taruna dan taruni yang dinyatakan lulus seleksi Pendidikan Tinggi Vokasi di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia Tahun Ajaran 2026/2027. Pelepasan berlangsung di Pasar TPI Lewoleba, Kamis (9/7/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lembata, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lembata, Kepala BKPSDM Kabupaten Lembata, para orang tua, serta para calon taruna dan taruni.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lembata, Hadi Umar, menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan seleksi penerimaan taruna dan taruni Pendidikan Tinggi Vokasi KKP di Kabupaten Lembata. Dari 63 peserta yang mengikuti seluruh tahapan seleksi, sebanyak 53 orang dinyatakan lulus dan akan melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi vokasi KKP yang tersebar di Jakarta, Kupang, Jembrana, Sidoarjo, Sorong, Bitung, dan Bone.
Beliau juga menjelaskan bahwa pada tahun ini Kabupaten Lembata mendapat kepercayaan sebagai salah satu rayon pelaksana seleksi mandiri. Seluruh tahapan seleksi, mulai dari tes berbasis Computer Assisted Test (CAT), wawancara, hingga tes kesamaptaan, dilaksanakan di Lembata melalui kolaborasi Dinas Perikanan, BKPSDM, Polres Lembata, dan tim penguji dari KKP. Kepercayaan tersebut memberikan kemudahan bagi peserta karena tidak lagi harus mengikuti seleksi di luar daerah, sehingga dapat mengurangi beban biaya perjalanan.
Dalam sambutannya, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lembata, Abdurahman Muhammad, mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan program tersebut sebagai hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lembata, pemerintah pusat, serta dukungan berbagai pihak, termasuk berapa wakil rakyat di pusat dapil NTT I yang turut memperjuangkan akses pendidikan vokasi bagi putra-putri Lembata. Menurutnya, program ini merupakan investasi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengelola potensi kelautan dan perikanan daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, menegaskan bahwa keberhasilan para calon taruna dan taruni merupakan buah dari kerja sama antara pemerintah, masyarakat, orang tua, serta dukungan beberapa wakil rakyat di tingkat pusat yang terus memperjuangkan terbukanya akses pendidikan bagi generasi muda Lembata.
Wakil Bupati berharap para calon taruna dan taruni mampu menjaga nama baik Kabupaten Lembata selama menempuh pendidikan, memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh, serta kembali mengabdikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk kemajuan daerah.
“Kalian adalah generasi penerus yang akan memperkuat sektor kelautan dan perikanan Kabupaten Lembata. Jagalah integritas, disiplin, dan semangat belajar. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar kelak dapat kembali membangun daerah dengan ilmu pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki,” ujar Wakil Bupati.
Wabup Nasir juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Lembata. Dengan potensi sumber daya kelautan yang sangat besar, daerah membutuhkan tenaga-tenaga profesional yang mampu mengelola sektor kelautan dan perikanan secara berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menyerahkan secara simbolis surat kelulusan kepada calon taruna dan taruni yang akan berangkat ke perguruan tinggi vokasi KKP sesuai penempatan masing-masing. Penyerahan tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan mereka dalam menempuh pendidikan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lembata optimistis lahirnya generasi muda yang terdidik, berintegritas, dan kompeten akan semakin memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Lembata yang maju, mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. (ProkompimPemkabLembata)

















