banner 728x250

Tentang Statement 7 Maret 1954, Bupati Kanis: Para Tokoh dan Pendahulu Daerah Telah Berjuang dengan Penuh Semangat dan Pengorbanan

banner 120x600
banner 468x60

Aksinews.id/Lewoleba – Ini pesan Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P terkait Statement 7 Maret 1954. Momentum bersejarah ini menjadi pengingat bagi generasi masa kini bahwa para tokoh dan pendahulu daerah telah berjuang dengan penuh semangat dan pengorbanan agar Lembata memiliki kewenangan untuk mengatur serta membangun daerahnya sendiri demi kesejahteraan masyarakat.

Bupati Kanis bersama Wakil Bupati, Muhamad Nasir, S.Sos menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahirnya Statement 7 Maret 1954 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lembata.

banner 325x300

Peringatan ini merujuk pada peristiwa bersejarah rapat akbar yang berlangsung di Hadakewa pada 7 Maret 1954 silam. Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting perjuangan masyarakat Lembata dalam mewujudkan daerah otonom yang terpisah dari Kabupaten Flores Timur.

Dalam perjalanan sejarah masyarakat Lembata, sejumlah tokoh daerah juga menegaskan pentingnya persatuan. Tokoh masyarakat seperti almarhum Petrus Gute Betekeneng dan Mas Abdul Salam Sarabiti pernah menyampaikan bahwa sejak dahulu Lembata hidup dalam kebersamaan dan persaudaraan.

Mereka mengingatkan bahwa kekuatan utama Lembata terletak pada persatuan masyarakat yang saling menghargai perbedaan suku, agama, dan budaya. Nilai persaudaraan tersebut telah menjadi fondasi yang menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat hingga saat ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan profisiat serta doa bagi arwah para tokoh pendahulu yang telah memperjuangkan persatuan dan masa depan Lembata,” ujar Bupati.

Secara khusus, pemerintah daerah mengenang dan mendoakan almarhum Petrus Gute Betekeneng dan Mas Abdul Salam Sarabiti serta para tokoh lainnya yang telah meletakkan dasar persatuan dan kebersamaan masyarakat Lembata. Diharapkan jasa dan pengabdian mereka akan selalu dikenang sepanjang masa.

Pemerintah Kabupaten Lembata bersama seluruh masyarakat juga berkomitmen untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi, persatuan, dan semangat pengabdian yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

Nilai-nilai tersebut diharapkan terus menjadi kekuatan moral dalam membangun Kabupaten Lembata yang damai, rukun, serta sejahtera bagi seluruh masyarakat. (ProkompimPemKabLembata)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *