Aksinews.id/Lewoleba — Sebelum melaksanakan aktivitas di Kantor Bupati Lembata, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P. menyempatkan diri mengunjungi SMP Negeri 4 Nubatukan. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Bupati untuk berdialog langsung dengan kepala sekolah, para guru dan siswa, sekaligus melihat kondisi sarana dan prasarana pendidikan di sekolah tersebut.
Dalam dialog bersama para guru, Bupati menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses belajar-mengajar dan administrasi, tetapi juga menyangkut pendampingan, perhatian, serta pembentukan karakter peserta didik.
Menurut Bupati, guru memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda Lembata. Karena itu, guru tidak hanya dituntut untuk mengajar, tetapi juga harus mampu menjadi pendidik yang dekat dengan siswa, memahami persoalan mereka, serta memberikan motivasi untuk meraih masa depan.
“Guru bukan hanya bertugas mengajar, tetapi juga mendidik. Karena itu, harus ada rasa memiliki terhadap siswa. Perhatikan mereka, sapa mereka, dengarkan mereka, dan hadir ketika mereka membutuhkan,” pesan Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata sedang menyiapkan bentuk perhatian khusus bagi guru yang belum tersertifikasi berupa dukungan penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban guru, khususnya dalam menunjang mobilitas mereka dalam melaksanakan tugas dan pengabdian di bidang pendidikan.
Selain memberikan perhatian kepada guru, Bupati mengingatkan pentingnya pengawasan dan pendampingan terhadap siswa. Perkembangan media sosial, pergaulan remaja, serta berbagai aktivitas anak di luar lingkungan sekolah perlu menjadi perhatian bersama antara guru, orang tua, dan pemerintah.
Ia meminta para guru membangun komunikasi yang lebih dekat dengan siswa, memberikan ruang bagi mereka untuk bercerita, serta menanamkan kesadaran tentang pentingnya memiliki cita-cita dan mempersiapkan masa depan sejak dini.
“Anak-anak harus mulai berpikir, besok saya mau menjadi apa? Apa cita-cita saya? Apa yang harus saya lakukan hari ini untuk mencapai cita-cita itu? Guru harus mampu menanamkan harapan kepada anak-anak bahwa mereka memiliki masa depan,” ujarnya.
Kepada para siswa, Bupati berpesan agar memanfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya. Kesuksesan, katanya, membutuhkan proses, kedisiplinan, kemauan belajar, dan kerja keras.
Bupati juga mengajak siswa untuk rajin membantu orang tua, menghormati guru, menjaga pergaulan, menjauhi minuman keras (miras), serta menghindari kebiasaan keluyuran pada malam hari dan aktivitas yang tidak memberikan manfaat bagi masa depan.
“Kalau ingin berhasil, harus belajar dan bekerja keras. Jangan menghabiskan masa muda dengan hal-hal yang merusak masa depan. Rajin membantu orang tua, hormati guru, jaga pergaulan, dan mulai berpikir tentang cita-cita,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menjelaskan arah pembangunan Kabupaten Lembata bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, S.Sos., termasuk penekanan pada sektor Nelayan, Tani, dan Ternak (NTT) sebagai salah satu fokus pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan sektor-sektor unggulan daerah. Karena itu, generasi muda Lembata perlu dipersiapkan sejak dini agar memiliki pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kecintaan terhadap daerah.
Bupati selanjutnya meninjau kondisi sarana dan prasarana SMP Negeri 4 Nubatukan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata akan terus memperhatikan kebutuhan fasilitas pendidikan melalui program pembangunan dan revitalisasi sekolah sesuai kemampuan keuangan daerah serta prioritas pembangunan.
Ia juga menekankan pentingnya sekolah melakukan pemutakhiran dan pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) secara akurat dan berkala. Data pendidikan yang valid menjadi salah satu dasar penting dalam perencanaan program, penentuan kebutuhan sarana dan prasarana, serta pengambilan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.
Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata untuk memperkuat sektor pendidikan secara menyeluruh. Upaya tersebut tidak hanya diarahkan pada pembangunan dan perbaikan sarana prasarana, tetapi juga peningkatan kualitas guru, pendampingan siswa, serta penciptaan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung pembentukan karakter generasi muda.
Bupati berharap para guru terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan. Sebab, di tangan para guru terdapat tanggung jawab besar untuk membentuk generasi Lembata yang berkarakter, berpengetahuan, mandiri, dan mampu membawa daerah menuju masa depan yang lebih baik. (ProkompimPemKabLembata)

















