<amp-auto-ads type="adsense"         data-ad-client="ca-pub-7783334098685297"> </amp-auto-ads> <amp-auto-ads type="adsense"         data-ad-client="ca-pub-7783334098685297"> </amp-auto-ads> <amp-auto-ads type="adsense"         data-ad-client="ca-pub-7783334098685297"> </amp-auto-ads>
ADVERTISEMENT
Aksinews
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Polkam
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Pemkab Lembata Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Babokerong

    Pemkab Lembata Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Babokerong

    Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan

    Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan

    Wabup Flotim Launcing 3 Kelurahan Cantik di Larantuka

    Wabup Flotim Launcing 3 Kelurahan Cantik di Larantuka

    Bupati Lembata Dukung Penuh Aksi Demo Masyarakat Desak Percepatan Layanan Ferry

    Bupati Lembata Dukung Penuh Aksi Demo Masyarakat Desak Percepatan Layanan Ferry

    Pemkab Lembata Sambut Tim Validasi BSKDN Kemendagri, Fokus Penurunan Pengangguran

    Pemkab Lembata Sambut Tim Validasi BSKDN Kemendagri, Fokus Penurunan Pengangguran

    Warga Menderita, Akibat Jalan Penghubung Desa Demondei dan Desa Pandai Lumpuh Total

    Warga Menderita, Akibat Jalan Penghubung Desa Demondei dan Desa Pandai Lumpuh Total

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Ekbis
    • All
    • Gadget
    • Mobile
    Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan

    Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan

    Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan

    Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan

    Bupati Lembata Dukung Penuh Aksi Demo Masyarakat Desak Percepatan Layanan Ferry

    Bupati Lembata Dukung Penuh Aksi Demo Masyarakat Desak Percepatan Layanan Ferry

    Warga Menderita, Akibat Jalan Penghubung Desa Demondei dan Desa Pandai Lumpuh Total

    Warga Menderita, Akibat Jalan Penghubung Desa Demondei dan Desa Pandai Lumpuh Total

    Pemkab Lembata dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama Perlindungan Pekerja Rentan

    Pemkab Lembata dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama Perlindungan Pekerja Rentan

    Menkeu Purbaya Rombak Skema Pendanaan Kopdes Merah Putih, Pemerintah Ambil Alih Cicilan

    Menkeu Purbaya Rombak Skema Pendanaan Kopdes Merah Putih, Pemerintah Ambil Alih Cicilan

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Pemkab Lembata Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Babokerong

    Pemkab Lembata Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Babokerong

    Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan

    Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan

    Wabup Flotim Launcing 3 Kelurahan Cantik di Larantuka

    Wabup Flotim Launcing 3 Kelurahan Cantik di Larantuka

    Bupati Lembata Dukung Penuh Aksi Demo Masyarakat Desak Percepatan Layanan Ferry

    Bupati Lembata Dukung Penuh Aksi Demo Masyarakat Desak Percepatan Layanan Ferry

    Pemkab Lembata Sambut Tim Validasi BSKDN Kemendagri, Fokus Penurunan Pengangguran

    Pemkab Lembata Sambut Tim Validasi BSKDN Kemendagri, Fokus Penurunan Pengangguran

    Warga Menderita, Akibat Jalan Penghubung Desa Demondei dan Desa Pandai Lumpuh Total

    Warga Menderita, Akibat Jalan Penghubung Desa Demondei dan Desa Pandai Lumpuh Total

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Ekbis
    • All
    • Gadget
    • Mobile
    Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan

    Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan

    Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan

    Pemkab Lembata Dorong Pengembangan Jambu Mente, Investor Lakukan Monitoring dan Survei Lapangan

    Bupati Lembata Dukung Penuh Aksi Demo Masyarakat Desak Percepatan Layanan Ferry

    Bupati Lembata Dukung Penuh Aksi Demo Masyarakat Desak Percepatan Layanan Ferry

    Warga Menderita, Akibat Jalan Penghubung Desa Demondei dan Desa Pandai Lumpuh Total

    Warga Menderita, Akibat Jalan Penghubung Desa Demondei dan Desa Pandai Lumpuh Total

    Pemkab Lembata dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama Perlindungan Pekerja Rentan

    Pemkab Lembata dan BPJS Ketenagakerjaan Teken Kerja Sama Perlindungan Pekerja Rentan

    Menkeu Purbaya Rombak Skema Pendanaan Kopdes Merah Putih, Pemerintah Ambil Alih Cicilan

    Menkeu Purbaya Rombak Skema Pendanaan Kopdes Merah Putih, Pemerintah Ambil Alih Cicilan

    Trending Tags

    • Nintendo Switch
    • CES 2017
    • Playstation 4 Pro
    • Mark Zuckerberg
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi
No Result
View All Result
Aksinews
No Result
View All Result
http://bit.ly/jnewsio http://bit.ly/jnewsio http://bit.ly/jnewsio
ADVERTISEMENT
Home Headline

Robot di Beijing, Suanggi di NTT: Menagih Keberanian Intelektual di Tengah Kepungan Klenik

aksinews by aksinews
14 Maret 2026
in Headline, OPINI
1
Robot di Beijing, Suanggi di NTT: Menagih Keberanian Intelektual di Tengah Kepungan Klenik
0
SHARES
406
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Oleh: Arnoldus Janssen Ledo

Prolog: Ironi di Balik Sebilah Kayu dan Stigma Purba

Agaknya kita mesti merenung sejenak, melihat betapa gigihnya sebagian dari kita dalam menjaga “warisan” cara berpikir. Di saat media internasional santer memberitakan robot humanoid Unitree yang menampilkan kung fu di Tiongkok akhir Februari 2026, pada awal bulan Maret 2026, sebuah berita dari Kabupaten Alor, NTT justru menunjukkan dedikasi yang tak kalah luar biasa terhadap sebuah mitos lama.

ADVERTISEMENT

Akun Instagram @ntt.update memposting sebuah berita tentang seorang nenek berusia 86 tahun berinisial MA dianiaya dengan kayu yang dihantamkan langsung ke tubuh rentanya lantaran begitu yakin bahwa tubuh tua itu adalah persemayaman suanggi. Sebuah fragmen yang sangat unik, di mana kemanusiaan dengan sopan dipersilakan mengalah demi memberi prasangka yang belum kunjung usai.

Keresahan ini kerap jadi hidangan pendamping getir saat saya dan rekan-rekan mahasiswa duduk bersama, mencoba memahami ke mana arah nalar kita sedang menuju. Seorang teman pernah bercerita dengan nada jenaka namun menyakitkan tentang ayahnya. Beliau berjuang melawan kanker yang saat itu belum terdiagnosis medis karena keluarga lebih memilih ‘mengamankannya’ dalam ritual doa dan pengobatan alternatif. Logika keluarga meyakini ada campur tangan gaib di balik rasa sakit itu. Kita seakan lupa, bahkan pemimpin agama pun masih membutuhkan dokter—sebuah bukti nyata bahwa iman dan nalar tidak seharusnya berseteru.

Namun, hal paling “menusuk” bukan pada mitos itu sendiri, melainkan pada dinding senioritas yang membentenginya. Ketika mencoba menawarkan setitik nalar medis, teman saya justru dihadiahi kalimat yang sangat ikonik dari keluarganya: “Sekolah jauh-jauh di Yogyakarta hanya supaya lupa budaya? Kamu mau tunjuk ilmu kuliah di sini?”. Di titik ini, kita sadar bahwa pendidikan tinggi seolah-olah menjadi dosa jika ia berani mengusik kenyamanan delusi yang sudah mapan. Kita seolah dipaksa untuk memilih: menjadi anak yang “beradab” dengan membiarkan kebodohan memakan korban, atau menjadi anak yang “lupa budaya” karena mencoba menyelamatkan nyawa dengan  akal sehat.

Suanggi: Diagnosa Termudah bagi Nalar yang Malas

Kasus seperti yang menimpa nenek MA di Alor bukan pertama kali terjadi. Polres Kupang di bulan November 2024  mendapat laporan pria berinisial LB  dibacok hingga tewas karena dituduh suanggi. Pada bulan Mei di tahun yang sama, flores.tribunnews.com memberitakan perusakan rumah AW akibat dituduh suanggi dan penyebab kematian seorang ibu di Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur. Kasus yang sama juga terjadi setahun setelahnya. Mediakupang.pikiran-rakyat.com juga memberitakan pasangan suami istri di Kabupaten Belu yang rumahnya dihancurkan karena dituduh suanggi pada April 2025 kemarin.

Harus kita akui, masyarakat kita memiliki bakat luar biasa dalam menciptakan jalan pintas intelektual. Ketika sebuah kematian datang mengetuk pintu keluarga, atau ketika penyakit kronis mulai menggerogoti raga, kita sering kali merasa terlalu lelah untuk membuka buku medis atau mendengar penjelasan dokter yang rumit. Sebagai gantinya, kita memilih diagnosis yang lebih praktis dan hemat energi: suanggi.

Jalan pintas ini begitu memanjakan ketidaktahuan kita. Alih-alih meratapi kepergian anggota keluarga dengan doa dan refleksi diri, kita justru sibuk menaruh dendam dan menunjuk hidung tetangga sebagai pelaku “santet”. Sangat ironis melihat bagaimana sebuah duka cita bisa dengan cepat menjadi kontes tuduh-menuduh, seolah kematian—yang adalah takdir Tuhan—dianggap sebagai kesalahan teknis yang harus selalu memiliki kambing hitam.

Di titik ini, suanggi bukan lagi kepercayaan budaya, melainkan sebuah bentuk pelarian dari realitas biologis. Kita lebih nyaman hidup dalam delusi bahwa ada kekuatan gaib yang mencelakai kita daripada menerima kenyataan bahwa tubuh manusia memang bisa rapuh dan gagal berfungsi. Kegemaran kita dalam memelihara stigma ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa nalar kolektif kita lebih memilih beristirahat di abad kegelapan, sementara dunia di luar sana sudah berlari kencang menuju masa depan.

Subtitusi Iman: Saat Harapan Mukjizat Menomorduakan Kesembuhan

Selanjutnya, kita masuk ke ruang yang lebih privat namun tak kalah menyesakkan: penyalahgunaan spiritualitas. Fenomena di mana kita secara sukarela menaruh harapan hidup kita pada doa-doa religius sambil menomorduakan jalur medis. Ada sebuah kesombongan tersembunyi ketika kita merasa bahwa doa-doa kita dapat mengabaikan hukum-hukum biologi yang telah Tuhan ciptakan sendiri.

Namun, di sini letak ironi yang pedih. Ketika seorang ayah yang digerogoti kanker secara sukarela dibawa ke pendoa alih-alih ke ruang kemoterapi, kita sedang melakukan perjudian nyawa di atas nama kesalehan. Kita lupa bahwa bahkan seorang uskup pun tetap membutuhkan dokter; sebuah pengingat halus bahwa berobat ke rumah sakit tidak akan mengurangi kadar iman kita sedikit pun. Sayangnya, pilihan sukarela untuk mengabaikan sains sering kali berakhir dengan penyesalan yang terlambat, di mana doa yang seharusnya menguatkan batin justru dijadikan alibi untuk membiarkan tubuh binasa tanpa usaha medis yang memadai.

“Argumentum ad Senioritas”: Budaya Bukan Izin untuk Menolak Nalar

ADVERTISEMENT

Ironisnya, segala keruwetan logika di atas pada akhirnya membentur sebuah dinding tebal yang menghalangi anak muda seperti saya dan rekan-rekan mahasiswa. Sesuatu yang saya sebut dengan “dinding senioritas”. Saya teringat sesuatu tentang argumentum ad senioritas, salah satu jenis kesalahan berpikir di mana suatu argumen atau klaim dianggap benar, sah, atau unggul hanya karena disuarakan oleh seseorang yang lebih tua. Ini dialami rekan saya, mungkin juga rekan-rekan generasi muda yang lain, ketika mencoba menawarkan sudut pandang medis atau logika dasar, lantas dihadiahi tamparan verbal yang sangat ikonik: “Heh, kamu baru lahir tahu apa? Sekolah jauh tapi lupa budaya sendiri? Kamu mau pamer ilmu kuliah? Sekolah jauh terlalu pintar sampai jadi bodoh dengan budaya sendiri?”. Pierre Bourdieu menggambarkan ini sebagai kekerasan simbolik (symbolic violence) di mana bahasa tidak dipakai untuk mencari kebenaran, tetapi untuk mempertahankan hierarki sosial.

Di titik ini, istilah “budaya” telah mengalami penyempitan makna yang sangat disayangkan. Ia tidak lagi menjadi nilai luhur yang memanusiakan manusia, melainkan menjadi tameng bagi mereka yang enggan mengakui kekeliruan berpikir. Seolah-olah, gelar sarjana atau pendidikan tinggi yang kita tempuh adalah sebuah penghinaan bagi para orang tua, jika pendidikan itu berani mengusik kenyamanan klenik yang sudah berakar. Kita dipaksa untuk percaya bahwa menjadi anak yang “beradab” berarti harus diam melihat nyawa terancam oleh mitos, sementara mencoba menyelamatkan mereka dengan nalar dianggap sebagai tindakan “kurang ajar”.

Epilog: Menagih Keberanian Intelektual

Kita tidak bisa terus-menerus hidup dalam kontradiksi memalukan ini. Kita tidak bisa membanggakan diri sebagai bangsa yang modern jika di saat dunia sedang memprogram robot untuk menari kungfu, kita masih sibuk menghakimi seorang nenek berusia 86 tahun dengan tuduhan suanggi. NTT membutuhkan lebih dari sekadar mantra; kita membutuhkan keberanian untuk mengakui bahwa nalar adalah oksigen bagi peradaban yang bermartabat.

Berhenti berlindung di balik kata “budaya” untuk memaklumi kebodohan yang mematikan. Pendidikan yang kita tempuh justru adalah wujud cinta paling tulus untuk membersihkan budaya kita dari debu-debu delusi. Sebab pada akhirnya, hantu tidak pernah membunuh kita, melainkan ketidaktahuan dan kerasnya hati dalam menolak nalar yang perlahan-lahan sedang menghabisi kita. (*)

Penulis: Arnoldus Janssen Ledo Peurapeq adalah pemuda asal Kabupaten Lembata, NTT, yang kini menempuh pendidikan Semester 6 di Program Studi Sastra Inggris, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Menaruh minat pada kepenulisan serta analisis wacana kritis terhadap dinamika sosial dan kelestarian lingkungan sejak duduk di bangku Seminari Menengah San Dominggo Hokeng. Dia juga aktif sebagai jurnalis dan menjadi ketua Unit Kegiatan Program Studi (UKPS) INTEGRITY yang bergerak di bidang jurnalisme dan kepenulisan bahasa Inggris untuk jurusan Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma. Dapat dihubungi melalui arnoldusjnssn07@gmail.com.

Tags: budayaFenomenamitossuanggi
Previous Post

Ketika Para Siswa Membawa Isi Kepala Sutradara Ke Atas Panggung (Catatan RD Inno Koten Atas Pentas Seni SESADO di Lamahora)

Next Post

Tegas Tolak Geothermal Atadei, Uskup Larantuka Ingatkan Umat Katolik Junjung Tinggi Hukum Cinta Kasih

aksinews

aksinews

Next Post
Tegas Tolak Geothermal Atadei, Uskup Larantuka Ingatkan Umat Katolik Junjung Tinggi Hukum Cinta Kasih

Tegas Tolak Geothermal Atadei, Uskup Larantuka Ingatkan Umat Katolik Junjung Tinggi Hukum Cinta Kasih

Comments 1

  1. Alex Tanur says:
    1 bulan ago

    Mantap. Teruskan bro🙌

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemerintah Segera Buka Tes CPNS 2023 dan PPPK Besar-Besaran, Ini Tahapan Proses Seleksi

Pemerintah Segera Buka Tes CPNS 2023 dan PPPK Besar-Besaran, Ini Tahapan Proses Seleksi

13 Maret 2023
Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

5 Mei 2021
Pembunuhan Sadis Di Komak, Penggal Kepala Korban Disaksikan Istri dan Anaknya

Pembunuhan Sadis Di Komak, Penggal Kepala Korban Disaksikan Istri dan Anaknya

28 Oktober 2021
Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

Bocah 7 Tahun Nyaris Jadi Korban ‘Penculikan’ di Boru, Kapolsek: Setiap Jam Pulang Sekolah Kita Akan Patroli

1 Februari 2023
Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

Di Balik Kisah Anak Kandung Gugat Ibunya di PN Atambua; Mama Kristina Lazakar : Saya Kecewa dan Sakit

18
Sejumput Cinta dari Kota Pancasila untuk Lomblen Mania

Sejumput Cinta dari Kota Pancasila untuk Lomblen Mania

13
Bank Indonesia Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa, Dibuka Pendaftaran Hingga 10 Maret 2023

Bank Indonesia Luncurkan Beasiswa untuk Mahasiswa, Dibuka Pendaftaran Hingga 10 Maret 2023

13
Surat Cinta Pater Kopong untuk Ustad Abdul Somad Soal Valentine Day

Surat Cinta Pater Kopong untuk Ustad Abdul Somad Soal Valentine Day

10
Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan

Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan

16 April 2026
Desa Cantik 2026 Diluncurkan: IPM Meningkat, Kemiskinan Masih Tinggi, Bupati Lembata Tekankan Pentingnya Data Akurat

Desa Cantik 2026 Diluncurkan: IPM Meningkat, Kemiskinan Masih Tinggi, Bupati Lembata Tekankan Pentingnya Data Akurat

16 April 2026
Pemerintah Kabupaten Lembata Sambut Tim  Pemeriksaan BPK, Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Pemerintah Kabupaten Lembata Sambut Tim  Pemeriksaan BPK, Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

16 April 2026
Pemkab Lembata Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Babokerong

Pemkab Lembata Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Babokerong

16 April 2026

Recent News

Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan

Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan

16 April 2026
Desa Cantik 2026 Diluncurkan: IPM Meningkat, Kemiskinan Masih Tinggi, Bupati Lembata Tekankan Pentingnya Data Akurat

Desa Cantik 2026 Diluncurkan: IPM Meningkat, Kemiskinan Masih Tinggi, Bupati Lembata Tekankan Pentingnya Data Akurat

16 April 2026
Pemerintah Kabupaten Lembata Sambut Tim  Pemeriksaan BPK, Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Pemerintah Kabupaten Lembata Sambut Tim  Pemeriksaan BPK, Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

16 April 2026
Pemkab Lembata Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Babokerong

Pemkab Lembata Serahkan Bantuan kepada Warga Terdampak Gempa di Desa Babokerong

16 April 2026
ADVERTISEMENT

Follow Us

acegaming888

acegaming888

Barca138

qq365

qq365

scatter hitam

188bet

EBET188

Browse by Category

  • Business
  • Dunia
  • Ekbis
  • Entertainment
  • Fashion
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Hukrim
  • Humaniora
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • OPINI
  • Politics
  • Polkam
  • REDAKSI
  • Sapa Firman Pagi
  • Science
  • SPORT
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

acegaming888

acegaming888

Barca138

qq365

qq365

scatter hitam

188bet

EBET188

Recent News

Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan

Pemkab Lembata Perkuat Infrastruktur Logistik, Dorong Optimalisasi Tol Laut dan Dukungan Sektor Perikanan

16 April 2026
Desa Cantik 2026 Diluncurkan: IPM Meningkat, Kemiskinan Masih Tinggi, Bupati Lembata Tekankan Pentingnya Data Akurat

Desa Cantik 2026 Diluncurkan: IPM Meningkat, Kemiskinan Masih Tinggi, Bupati Lembata Tekankan Pentingnya Data Akurat

16 April 2026
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi

Copyright @ 2020 aksinews.id All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Dunia
  • Humaniora
  • Sapa Firman Pagi
  • Olahraga
  • Travel
  • Redaksi

Copyright @ 2020 aksinews.id All right reserved

hk4d

acegaming888

acegaming888

Barca138

plazaslot

acetoto888

slot qris

plazaslot

slot20

acetoto888

qq365

qq365

slot gacor

slot dana

pay4d

scatter hitam

pay4d

188bet

slot qris

slot gacor

tototogel

slot88

slot97

slot97

slot pulsa

slot97

EBET188

slot97

toto jitu

slot dana

188bet

hk4d

acegaming888